Hasil Sidak Dewan di Bandara – Berita Kota Makassar
Politik

Hasil Sidak Dewan di Bandara

MAROS,BKM–Komisi II DPRD Maros melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Rabu (9/11).
Sidak dipimpin Ketua Komisi II Amirullah Nur didampingi anggota komisi II yakni HA Patarai Amir, H Suhartina Bohari dan H Hasmin Badoa untuk melihat jumlah gerai di Bandara yang memiliki ijin dari Maros. Hasil sidag dewan menemukan hampir semua gerai yang berusaha di bandara tidak memiliki ijin berupa Surat Ijin Tempat Usaha (SITU) dan Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) Maros. Umumnya pengusaha hanya mengantongi ijin dari Makassar. “Iyya kita lakukan sidak melihat ijin gerai yang mempunyai tempat usaha di Bandara. Dari sidak ini, kami temukan, pengusaha tidak mengantongi SITU dan SIUP dari Maros. Rata-rata mereka mengantongi surat ijin dari Makassar, padahal mereka mencari nafkahnya di Maros, jadi harusnya ijinnya diurus di Maros meskipun SIUP itu berlaku nasional,” ujar Amirullah Nur.
Dari hasil komunikasi dengan pihak Angkasa Pura (AP) lanjut Amirullah Nur, terjadi beda pendapat antara pihak AP I selaku pengelola bandara dengan Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (KPTSP) terkait pengurusan SITU dan SIUP sehingga pihak DPRD akan mengundang AP I dan SKPD terkait untuk melakukan dengar pendapat di DPRD.
Sementara itu, Manager Commercial AP I Iwan Sanusi Libere yang mendampingi kunjungan dewan mengatakan, saat ini sedikitnya ada 120 perusahaan yang beroperasi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin termasuk Airlines. Menurut Iwan, seluruh gerai yang beroperasi di Bandara telah memenuhi persyaratan perijinan termasuk SITU, SIUP dan NPWP yang berlaku secara nasional.
“Memang semua persyaratan perijinan perusahaan yang beroperasi di bandara telah lengkap dan ijinnya berlaku secara nasional, sehingga tidak perlu memiliki ijin di Maros. Kalaupun harus ada registrasinya di Maros kami meminta apakah ada aturannya, makanya kami akan ke DPRD untuk rapat dengan SKPD terkait,” paparnya.
Dia menuturkan, selama ini tidak ada masalah dengan pajak di bandara. Dia mengakui pajak bandara setiap bulan selalu disetorkan. Bahkan dari total pemasukan pendapatan di Bandara, Pemkab Maros mendapatkan sekitar 30 persen sebagai PAD. (ari/rif/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top