Oknum Polisi Masuk Jaringan Narkoba Lintas Provinsi – Berita Kota Makassar
Headline

Oknum Polisi Masuk Jaringan Narkoba Lintas Provinsi

MAKASSAR, BKM — Tim Resimen Mobile (Resmob) Polsek Tallo membongkar jaringan pengedar narkoba lintas provinsi. Empat orang ditangkap saat berpesta sabu-sabu.
Satu diantaranya, Briptu Aris Purnomo merupakan oknum polisi yang bertugas di Polres Mamasa, Polda Sulawesi Barat. Selama ini ia sudah masuk target operasi (TO).
Tiga lainnya adalah Jamaluddin alias Aco alias Breges (43) dan Haerul alias Erul (34) yang berprofesi sebagai sopir angkot, warga Jalan Sultan Abdullah I. Sedangkan Boby Asrur (28), seorang sopir kampas beralamat di Jalan Rapi II nomor 11 Capoa, Makassar.
Penangkapan komplotan dilakukan ketika tim resmob mendapat informasi dari warga, yang selanjutnya ditindaklanjuti. Polisi kemudian bergerak ke lokasi.
Di perkampungan Mangarabombang, tepatnya di Jalan Sultan Abdullah I, Kecamatan Tallo, keempatnya berhasil diringkus. Mereka selanjutnya digelandang ke Mapolsek Tallo, Kamis (10/11) sekitar pukul 00.30 Wita untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Kapolsek Tallo, Kompol Henki Ismanto, membenarkan penangkapan komplotan pengedar narkoba lintas provinsi tersebut. Mereka dibekuk di perkampungan Mangarabombang atau yang dikenal sebagai Kampung Marbo di Jalan Sultan Abdullah I.
”Ada empat orang yang diamankan. Mereka digerebek saat pesta sabu-sabu di Kampung Marbo,” terang Henki, kemarin.
Dari lokasi penggerebekan, polisi menemukan sejumlah barang bukti. Masing-masing 2,7 gram sabu seharga Rp10 juta, 22 saset sabu seharga Rp22 juta, enam saset sabu seharga Rp600 ribu, uang tunai Rp3,4 juta, satu timbangan elektrik, alat isap (bong), dua korek gas, tiga buah pireks dan 10 buah HP berbagai merek.
Terkait oknum polisi yang terlibat dalam komplotan ini, Kapolsek Tallo telah berkoordinasi dengan Propam Polrestabes Makassar. Hingga saat ini penyidik Polsek Tallo masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap keempat orang tersangka.
Oknum polisi Briptu AP merupakan anak seorang purnawirawan TNI. Ia masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Sulbar lantaran desersi, serta diduga kuat terlibat jaringan narkoba lintas provinsi.
Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Polrestabes Makassar, Kompol H Burhanuddin menyebutkan, Briptu Aris Purnomo bertugas di Satuan Sabhara Polres Mamasa. Bersama tiga rekannya, ia ditangkap saat sedang berpesta sabu.
”Oknum anggota yang ditangkap akan dilaporkan ke Polda dan dikoordinasikan dengan Polres Mamasa,” kata Burhanuddin, kemarin.
Dalam waktu yang hampir bersamaan, tepatnya Rabu (9/11) kira-kira pukul 22.45 Wita, anggota Satuan Narkoba Polrestabes Makassar juga menangkap seorang pria yang diduga mengedarkan obat-obatan daftar G, khususnya somadril. Pria bernama Lukman (25) itu dibekuk di rumahnya Jalan Borong.
Tindakan cukup nekat dilakukan Lukman. Ia berhasil melarikan diri dan membawa kabur mobil polisi dengan kondisi tangan terborgol.
Saat itu, polisi membawa Lukman naik ke atas mobil Honda Jazz bernomor polisi B 1212 SGR warna merah. Dengan tangan terborgol, ia duduk di kursi belakang sopir.
Setelah Lukman berada di atas mobil, anggota Tim I Satnarkoba Polrestabes Makassar yang berjumlah delapan orang pergi menggerebek sebuah rumah yang penghuninya diduga sebagai pengedar narkoba. Lokasinya masih di Jalan Borong, tidak jauh dari mobil yang di dalamnya ada Lukman sendirian.
Tanpa sepengetahuan polisi, ternyata diam-diam bergeser dari tempat duduknya. Ia berpindah dari jok belakang ke bagian depan, dan langsung duduk di dekat setir. Diapun kabur dengan membawa mobil polisi.
Petugas yang sebelumnya menangkap Lukman, baru tersadar kalau tangkapannya itu telah kabur beberapa saat kemudian. Mereka kemudian melakukan pengejaran. Mobil yang dipakainya kabur berhasil ditemukan di Jalan Jati. Sementara Lukman melarikan diri dengan membawa serta kunci mobil.
Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Anwar Danu yang dikonfirmasi, membenarkan jika mobil anggotanya sempat dibawa kabur yang ditangkap di rumahnya karena diduga mengedarkan obat-obatan daftar G.
”Lukman ini belum masuk sel ataupun dijadikan tersangka, karena belum diperiksa. Juga tidak ada barang bukti narkoba yang ditemukan. Polisi hanya menemukan beberapa biji obat somadril. Meski mobil anggota sudah didapat, tapi Lukman tetap dicari,” ujar Anwar Danu. (ish-jul/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top