Pekan HKN tak Ganggu Layanan Kesehatan – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Pekan HKN tak Ganggu Layanan Kesehatan

BKM/ALALUDDIN PARADE -- Peserta HKN saat melaksanakan parade. HKN yang digelar mulai Senin (7/11) akan berlangsung hingga Sabtu (12/11).

MAMUJU, BKM — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, dr Hajra Asad, menegaskan, selama berlangsungnya pekan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tidak akan mengganggu pelayanan kesehatan yang ada dimasing-masing Puskesmas. Karena sudah ada yang standby.
Di Puskesmas, masih ada lima orang yang akan roling. Lebih penting lagi, katanya, pelayanan kesehatan dan juga obat, tetap berjalan seperti semula. Kegiatan yang berlangsung selama satu minggu ini sudah direncanakan sebelumnya. Sehingga tidak akan ada pelayanan kesehatan yang terganggu. ”Harapan saya untuk kegiatan ini yang perting adalah silaturahmi dan memperbarui tekad untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Begitu juga untuk stakeholder terkait, dengan melalui kegiatan ini para petugas kesehatan bisa terlibat dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Peringatan Hari HKN ke–52 tahun 2016 tingkat kabupaten Mamuju dengan tema ‘Indonesia Cinta Sehat’ dengan sub tema ‘Masyarakat Hidup Sehat, Indonesia Kuat’. Peringatan HKN ke 52 dipusatkan di desa Dungkait, kecamatan Tapalang Barat, kabupaten Mamuju, berlangsung mulai Senin-Sabtu (7-12/11). Beberapa cabang olahraga dipertandingkan dalam HKN ini, juga seni dan cerdas cermat kader Posyandu (khusus kader PKM Tapalang Barat dan PKM Tapalang).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Mamuju, Drs H Habsih Wahid MM, Wakil Bupati Mamuju, H Irwan SP Pababari, para kepala SKPD, camat Tapalang Barat, serta para peserta Pekan HKN, yaitu dari dinas kesehatan kabupaten Mamuju, rumah sakit umum daerah Mamuju, rumah sakit Mitra Manakarra, dan 22 Puskesmas se kabupaten Mamuju.
Bupati Mamuju, Habsih Wahid yang membuka secara resmi kegiatan pekan HKN tersebut menyampaikan, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional 2016 dilakukan serangkaian kegiatan, yaitu pekan olahraga dan seni antar Puskesmas yang ada di kabupaten Mamuju. Ini adalah salah bentuk partisipasi seluruh tenaga medis baik itu yang ada di pelosok-pelosok maupun yang ada di kota.
”Pekan olahraga ini sesungguhnya sebagai ajang silaturahmi bagi para tenaga medis. Mereka kita tempatkan di desa Dungkait Tapalang Barat ini, agar dapat berbaur dengan masyarakat. Mereka juga dimukimkan di rumah-rumah masyarakat. Sehingga mereka mendapatkan pelayanan yang lebih baik dari para petugas kesehatan ini. Harapan saya, para atlet dapat bertanding dengan baik, junjung tinggi sportivitas adalah kekeluargaan dan persahabatan,” pungkasnya. (ala/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top