Sulselbar

KPU Sidrap Ajukan Rp 40 M

SIDRAP, BKM — KPU Kabupaten Sidrap mengajukan kebutuhan anggaran operasional Pemilihan Kepala Daerah sebesar Rp40 miliar. Anggaran tersebut untuk kepentingan pelaksanaan Pilgub Sulsel 2018 dan Pilbup Sidrap yang dimulai tahapannya tahun 2017 mendatang.
Usulan anggaran bagi hajatan lima tahun itu, mengalami kenaikan dari anggaran pelaksanaan Pilkada 2013 sebelumnya yaikni sebesar Rp23 miliar. Tingginya anggaran pelaksanaan Pilkada yang diusulkan KPUD Sidrap ke pemerintah daerah, dikarenakan adanya perubahan teknis dalam pelaksanaannya.
Di Pilkada mendatang, seluruh alat peraga kampanye (APK) akan ditanggung oleh penyelenggara di daerah.
Sekretaris KPUD Sidrap, H. Bohari yang dihubungi membenarkan jumlah kebutuhan anggaran yang diusulkan melalui APBD Sidrap tahun 2017.
Kni, anggaran tersebut tengah dalam pembahasan di DPRD Sidrap dan terakumulasi melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).
“Belum ditahu berapa yang akan disetujui DPRD nantinya, yang jelas anggaran yang di usulkan ini sudah ada pos-pos yang akan dibiayai pada seluruh kegiatan proses Pilkada,” kata H. Bohari, di kantornya Selasa (8/11).
Ia mengaku belum dapat merinci keseluruhan biaya bagi penyelenggaraan Pilkada mendatang karena perlu melalui pembahasan terlebih dahulu dengan pihak terkait.
Namun anggaran yang pasti akan dialokasikan adalah kebutuhan alat peraga kampanye yang akan dilelang oleh Pemerintah Kabupaten Sidrap.
Begitu pula, sistem honorer petugas KPU hingga tingkat bawah itu juga ditanggung APBD Kabupaten. Sebab, katanya, operasional kegiatan KPU sudah berbentuk Kelompok kerja (Pokja).
“Dananya akan dialokasikan melalui APBD, karena pemerintah provinsi hanya melakukan dana pendampingan, tidak secara keseluruhan untuk Pilgub Sulsel,” tambahnya.
Diharapkan usulan anggaran sebesar Rp40 miliar ini, dapat disetujui keseluruhan oleh unsur pimpinan DPRD sehingga tidak ada kegiatan yang dipangkas sesuai jadwal.
“Intinya, sebagai penyelenggara KPUD akan berupaya menghadirkan Pilkada yang berkualitas dibanding pelaksanaan sebelumnya. Mudah-mudahan dengan standar tertinggi tadi, semua tahapan Pilkada bisa berjalan optimal,”jelasnya.
Selain pengadaan APK ditanggung KPU Sidrap nantinya, sambung Dahlia, tingginya anggaran yang diusulkan juga dengan pertimbangan banyaknya tahapan yang diperkirakan akan menelan anggaran yang tinggi.
Ketua Divisi Teknis KPU Sidrap, Alimuddin Baharuddin, juga menambahkan tahapan Pilkada Sidrap, sudah mulai berlangsung sekitar Oktober atau paling lambat November 2017.
Sedangkan Juni 2018, diperkirakan sudah masuk tahap pencoblosan. “Sebenarnya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) soal tahapan Pilkada belum keluar. Tetapi jika merujuk tahapan Pilkada 2017, maka gambaran jadwal tahapannya sudah bisa berlangsung pada tanggal rujukan itu,”tandasnya. (ady/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top