Berita Kota Makassar | Tamsil Linrung Serap Aspirasi
Politik

Tamsil Linrung Serap Aspirasi

Ist ASPIRASI--Politisi PKS yang juga anggota DPR RI Tamsil Linrung menyerap Aspirasi di Kabupaten Takalar, Senin (7/11). Tamsil mengaku siap membantu peningkatan pendidikan di Takalar.

TAKALAR, BKM–Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tamsil Linrung menyerap aspirasi di daerah pemilihan (Dapil) Sulsel I, khususnya di Kabupaten Takalar.
Kunjungan untuk menyerap aspirasi dalam rangkaian reses masa sidang I tahun 2016-2017, Senin (7/11) kemarin.
Puluhan masyarakat yang hadir mengungkapkan berbagai keluhannya. Mulai dari masalah, pertanian, kesehatan, pendidikan, hingga soal energi.
Tamsil mengatakan, selama duduk di DPR, sudah banyak daerah yang dibantu, termasuk Takalar. Daerah ini kaya akan potensi pertanian dan perikanan. Sayangnya kurang dimaksimalkan, sehingga kesejahteraan petani dan nelayan sangat memprihatinkan. “Kuncinya ada di Pemda. Meski banyak peluang yang bisa di manfaatkan tapi kalau tidak ada yang mengurusnya percuma. Padahal banyak pos-pos anggaran untuk pemberdayaan petani dan nelayan di APBN,” kata Tamsil.
Bagi Tamsil, Takalar harusnya menjadi daerah percontohan sektor pertanian, karena kekayaan sumber daya alamnya. Dia pernah membuat pilot project untuk pemberdayaan petani dan nelayan pada saat periode pertama di DPR 2004-2009. Tapi gagasan itu tidak lanjut, karena periode kedua 2009-2014, dia harus pindah ke dapil Sulsel II. Pada periode ke tiga ini, Tamsil mendapat amanah untuk kembali memperjuangkan aspirasi masyarakat di Dapil Sulsel I, termasuk Takalar.
Sebagai wakil rakyat yang duduk di Komisi VII yang membidangi energi, lingkungan hidup, dan pendidikan tinggi, Tamsil sangat vokal memperjuangkan kesejahteraan masyarakat kecil.
Dia sangat prihatin melihat angka kemiskinan dan pengangguran yang sangat tinggi di Takalar. Jumlahnya mencapai 40.000 KK dari 70.000 KK. Jumlah ini sangat besar, karena hampir 50 persen KK di Takalar hidup miskin. “Solusinya masyarakat harus diberdayakan lewat peningkatan kualitas SDM dan bantuan modal usaha, sehingga terciptalah lapangan kerja. Jika masyarakat produktif bekerja, maka tidak ada pengangguran. Angka kemiskinan juga akan berkurang,” jelasnya.
Masalah pendidikan juga menjadi konsen politisi asal Pangkep ini. Untuk merubah nasib suatu masyarakat, maka pendidikan harus diperhatikan. Jangan biarkan anak-anak putus sekolah. Kualitas sekolah dan guru mesti ditingkatkan terus. “Saya sudah membangun beberapa sekolah percontohan. Karena saya ingin melahirkan generasi unggulan yang bisa bermanfaat buat masyarakat. Hanya lewat pendidikan kita bisa merubah nasib menjadi lebih baik,”pungkasnya. (rif)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top