Berita Kota Makassar | Polda Pastikan Sanksi Bagi Polisi Pemukul Wartawan
Headline

Polda Pastikan Sanksi Bagi Polisi Pemukul Wartawan

SINJAI, BKM — Puluhan wartawan dari media cetak, elektronik dan online mendatangi Mapolres Sinjai, Senin (7/11). Mereka mendesak Kapolres, AKBP Agus Dwi Hermawan untuk menuntaskan kasus pemukulan yang dilakukan dua oknum polisi terhadap wartawan Harian Berita Kota Makassar, Muh Syahidin saat demo ricuh di halaman gedung DPRD Sinjai, Jumat (4/11) lalu.
Ketua Jurnalis Peduli Sinjai (JPS), Syamsul Bahri mengatakan, kedatangan mereka di mapolres sebagai bentuk dukungan moril atas kejadian yang menimpa Didin, sapaan akrab Muh Syahidin.
”Ini bentuk dukungan moril kami terhadap sesama jurnalis yang jadi korban kekerasan oknum kepolisian,” kata Syamsul Bahri.
Menurutnya, korban sudah melaporkan kasus ini ke Polres Sinjai. Karenanya, ia mendesak polisi untuk segera menuntaskan kasus ini.
”Laporan korban sudah masuk. Untuk itu kami berharap agar kasus ini segera dituntaskan dan pelaku mendapat hukuman yang setimpal, Kami akan mengawal terus kasus ini hingga tuntas,” tegas Syamsul Bahri.
Wakapolres Sinjai, Kompol Abdul Rauf yang menerima JPS dan wartawan lainnya, atas nama institusi memohon maaf atas insiden pemukulan yang menimpa wartawan dan aliansi mahasiswa saat demo ricuh di halaman kantor DPRD Sinjai.
“Saya mewakili Kapolres Sinjai memohon maaf atas kejadian yang menimpa rekan wartawan dan mahasiswa. Terlapor sudah diperiksa dan secepatnya akan diberi sanksi disiplin. Pidananya akan diproses setelah sanksi disiplin. Adapun sanksi disiplin bisa berat dan ringan, tergantung pelanggarannya,” ujarnya.
Wakapolres didampingi Kabag Sumda, Kompol Amir Yahya, dan Kabag Ops, Kompol Aminullah sertabeberapa personel Polres Sinjai, juga menghimbau kepada aliansi mahasiswa yang jadi korban pemukulan agar melapor ke mapolres. “Karena kami tidak bisa memproses kalau tidak ada laporan,” imbuhnya.
Korban Didin melapor ke SPKT Polres Sinjai dengan Nomor: LP/208/XI/2016/SPKT tanggal 6 November 2016. Adapun terlapor yakni oknum polisi Bripda Andi Tenriaji dan Bripda Ashadi Jahri.
Terpisah, Kapolda Sulsel Irjen Pol Anton Charliyan melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas), Kombes Pol Frans Barung Mangera menegaskan, oknum polisi yang dilaporkan menganiaya wartawan di Sinjai telah menjalani proses.
“Oknum polisi itu sudah menjalani proses pemeriksaan. Kapolres Sinjai diperintahkan oleh Kapolda Sulsel untuk menindak tegas oknum polisi tersebut. Dari informasi yang kami terima, Kapolres tengah melakukan pemeriksaan terhadap oknum tersebut,” kata Frans Barung, kemarin.
Menurut Frans Barung, jika oknum polisi tersebut terbukti melakukan penganiayaan, akan diberi disanksi tegas. ”Jelas ada sanksi terhadap oknum yang melanggar hukum. Sekarang yang bersangkutan sudah menjalani proses pemeriksaan di Polres Sinjai. Jika terbukti, akan disanksi. Kita lihat hasil pemeriksaan nantinya,” jelas Kabid Humas. (din-rhm-ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top