Sulselbar

BPK Periksa Mobil Pejabat

BARRU, BKM — Pengadaan 22 unit randis 2016 yang dipinjam pakai ke anggota dewan bersama empat unit mobil pejabat Pemkab, Senin(7/11) menjadi perhatian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saatmelakukan pemeriksaan langsung terhadap mobil dinas tersebut.
Sejumlah anggota dewan langsung membuka kap mesin mobil Terios-nya sembari menunggu pengechekan alat kelengkapan kendaraan seperti nomor mesin dan chasis yang akan dichek satu per satu oleh Tim BPK.
Ketua Fraksi Demokrat Andi Haeruddin mengakui kalau pengecekan yang dilakukan BPK yakni untuk mencocokkan kesesuaian spare parts dari mobil dinas ini. “Pemeriksaan tersebut merupakan hal rutin bagi BPK,” ujar Andi Haeruddin.
Kasubag Umum Pemkab Barru Baharuddin ikut mendampingi salah seorang anggota Tim BPK yang mengechek mobil double kabin milik Pemkab. Anggota BPK bukan saja memeriksa mesin mobil. “Tetapi STNK pun ikut dicocokkan dengan nomor rangka mesin bersama data lainnya yang ada pada kendaraan roda empat,” kata Bahar.
Baharuddin menyatakan pihak BPK akan memeriksa seluruh pengadaan roda empat 2016. Jumlah randis roda empat yang dibeli tahun ini berjumlah 26 unit. Secara rinci 22 unit mobil Daihatsu Rush diperuntukkan kepada 22 anggota legislatif, 2 unit mobi Innova untuk Bupati dan Wabup serta 2 mobil double kabin. “Mobil Innova Pak Plt Bupati juga sudah dichek tadi oleh Tim BPK.
Sementara satu unit Innova lainnya masih ditangan Bupati non aktif dan kami belum tahu kapan dan dimana dilakukan pengecekan,” terangnya.
Tim BPK yang hendak dimintai keterangan, menolak secara halus kalau dirinya tidak berwenang memberikan data pemeriksaan. Jika proses pemeriksaan yang dilakukan belum bisa dipublish. “Tunggu saja hasil pemeriksaannya,” kata salah seorang anggota Tim BPK menghindar memberikan keterangan. (udi/C).

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top