Sulselbar

STISIP Rappang Berlakukan Ujian Online

SIDRAP, BKM — Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Muhammadiyah Rappang, Kabupaten Sidenreng Rappang, terus melakukan pembenahan, pelayanan, khususnya dalam peningkatan mutu akademik.
Ketua STISIP Muhammadiyah Rappang, Dr H Jamaluddin Ahmad, S. Sos, M.Si saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Sabtu (5/11).
“Ini semua untuk menjamin mutu akademik di STISIP Muhammadiyah Rappang,” ujarnya.
Rencana diberlakukannya ujian secara online baik untuk midle test ataupun final test tersebut, telah melalui sejumlah proses uji coba, dengan harapan, pelaksanaan ujian pada akhir semester mendatang, berjalan lancar.
“Sebagai langkah awal, yang kita lakukan adalah memperkenalkan sistem ujian tersebut kepada seluruh dosen. Seluruh dosen kita kumpulkan, baik dari Ilmu Administrasi Negara, maupun dari Ilmu Pemerintahan,”jelasnya.
Kabarnya, para dosen di kampus tersebut, kembali diajarkan bagaimana membuat format soal ujian, dalam program peningkatan keterampilan dasar teknik instruksional (Pekerti), termasuk bagaimana soal itu dimasukkan dalam sistem, yang disediakan dalam sistem informasi akademik (Siakad).
Dr Jamaluddin menambahkan dengan proses ujian secara online tersebut, bisa “mengawal” para dosen tidak keluar dari Garis Besar Program Pembelajaran (GBPP), atau Satuan Acara Pembelajaran (SAP), yang telah disusun di awal semester.
“Jadi nantinya proses pembelajaran tidak lagi semau dosen, namun dengan mengacu kepada GBPP dan SAP yang telah tersusun. Insya Allah, kami optimis, dengan cara ini maka mutu akademik akan terjamin,”jelasnya.
Ia juga mengatakan bahwa ujian online tersebut, dibuat dengan sistem tertentu, sehingga para peserta ujian, tidak bisa saling mencontek dan bekerja sama, meski ujian dibuat dalam format pilihan ganda.
“Soal saling contek atau kerja sama, kita sudah antisipasi itu. Memang, soalnya dalam bentuk pilihan ganda, namun secara otomatis soal akan diacak dalam sistem, sehingga mahasiswa langsung fokus bekerja, apalagi waktu pengerjaan ujian akan dibatasi. Jadi tiap soal sudah kami kalkulasi mulai dari tingkat kesukaran, termasuk lama pengerjaan,” jelasnya. (ady/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top