Politik

JSI: Masyarakat Lebih Suka Kegiatan Sosial dari Konser Musik

MAKASSAR, BKM–Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati yang bertarung di Pilkada Takalar 2017 diminta tidak asal bersosialisasi lewat atribut peraga. Pasalnya, publik di kabupaten tetangga Gowa itu, punya tingkat kesukaan yang variatif untuk alat peraga kandidat.
Berdasarkan hasil survei Jaringan Suara Indonesia (JSI), sebagian besar pemilih lebih menyukai atribut peraga dalam bentuk baliho atau papan reklame. Disusul spanduk, stiker berukuran kecil yang ditempel, serta poster yang ukurannya tergolong sedang. “Empat jenis alat peraga itu, memang paling banyak disukai masyarakat di Takalar, terutama dalam bentuk baliho. Ada sekitar 40 persen responden yang menjawab menyukai alat sosialisasi baliho dibanding lainnya”ujar Supervisor Pemenangan JSI, Arif Saleh, Minggu (6/11).
Selain atribut peraga, di survei JSI juga merekam jenis kegiatan kampanye paling diminati masyarakat. Paling tinggi, sebut Arif, yakni acara keagamaan, dan bakti sosial. Lainnya, seperti konser music, acara olahraga rata-rata masih dibawah 10 persen. “Kalau berdasar potret tersebut, maka tentu kandidat dan timnya harus memperbanyak kegiatan yang bernuansa keagamaan. Karena mayoritas pemilih, lebih suka kegiatan-kegiatan seperti itu. Misal, majelis taklim, pengajian, dan ceramah agama,”jelas Arif.
Disinggung elektabilitas masing-masing pasangan, Arif memilih tidak menyebutkan. Alasannya, survei yang digelar lembaganya, direkam sebelum penetapan pasangan. Sehingga, angka-angkanya tidak bisa lagi dijamin akan mencerminkan potret pemilih saat ini. Apalagi, dinamika politik setiap saat bisa berubah. “Kalau survei terbaru, sejauh ini hasilnya belum ada. Jadi saya tidak bisa menyebutkan survei sebelumnya, karena pengambilan datanya itu sudah tergolong lama,”ucapnya.
Meski demikian, Arif tidak menampik kalau survei sebelumnya, kandidat petahana Bur-Nojeng masih unggul dari pasangan Syamsari Kitta-Achmad Dg Se’re. Hanya saja, angka itu masih memungkinkan bertambah, termasuk mengalami penurunan jika ada survei terbaru. “Sangat tergantung dengan dinamika yang berkembang, dan isu-isu, serta strategi yang dimainkan para kandidat beserta tim suksesnya di lapangan,” pungkasnya. (ita/rif)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top