Sulselbar

Pemohon SIM Tembus 11 Ribu

SIAM -- Kapolres Sidrap AKBP Anggi NS saat memantau proses uji praktek pemohon SIM di halaman kantor Mapolres Sidrap, Jumat, (4/11).

SIDRAP, BKM — Tingginya minat masyarakat Kabupaten Sidrap dalam pengambilan Surat Ijin Mengemudi (SIM) membuat jumlah pemohon sudah mencapai 11.080 orang.
Jumlah pemohon SIM ini diakumulasikan masuk sejak Januari hingga Oktober 2016. Diklaim jumlah pemohon disebutkan setiap bulannya rata-rata mencapai 700 hingga 1.000 pemohon.
Untuk SIM C sendiri paling banyak peminatnya. Jumlahnya mencapai 7.582, blangko telah diterbitkan. Disusul pemohon SIM A jumlahnya mencapai 3.089 blangko.
Sedangkan A Umum hanya 4 blangko dan B1 79, B1 Umum 246 pemohon serta B2 Umum hanya 80 orang. Hanya pemohon SIM B2 yang nihil peminatnya.
Kapolres Sidrap AKBP Anggi Naulifar Siregar SIk menjelaskan untuk proses pengambilan SIM di Sidrap, ada beberapa tahapan bagi para pemohon SIM yang harus dilalui, tidak serta merta langsung mengantongi SIM.
Menurut AKBP Anggi, pemberlakukan ketat dalam pembuatan SIM selama ini menggunakan penerapan sistem online berbasis IT yang cepat.
Penerapan ini diakui Anggi, sangat efektif tanpa ada percaloan. “Para pemohon harus melalui beberapa tahapan ujicoba seperti praktek dan ujian teori maupun peragaan di lapangan. Sistem ini diyakini sangat cepat dan bebas calo,” ungkap Kapolres ditemui di kantornya, Jumat, (4/11).
Polres Sidrap telah melakukan perbaikan pelayanan pembuatan SIM baru yang berbasis IT bebas calo.
“Untuk menindaklanjuti kebijakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yaitu Polri yang profesional, modern dan terpercaya atau Promoter, di program ke-2 Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi, Polres Sidrap telah melakukan perbaikan pelayanan pembuatan SIM baru yang berbasis IT dan bebas calo yaitu e-Satpas SIM Polres Sidrap,” ujarnya.
AKBP Anggi menjelaskan, sistem pembuatan SIM online berbasis IT yang cepat dan bebas calo di Polres Sidrap ini merupakan program yang berkesinambungan dilakukan dijajaran Satlantas maupun dipelayanan Reg Ident Samsat Sidrap.
Seperti pembenahan sistem dan infrastruktur Satpas SIM juga terus dibenahi sehingga warga yang akan bermohon tidak bisa diwakili dalam mengambil SIM.
Kasat Lantas AKP H. Muhdar menambahkan, Satlantas selama ini dalam proses pemembuatan SIM oleh para pemohon itu harus mendaftar dan melakukan ujian pada hari yang sama.
Selama ini, masyarakat seringkali mengeluhkan sistem pelayan SIM sebelumnya. Masalah yang kerap terjadi, kata dia, di antaranya adanya antrean waktu giliran yang panjang, tidak adanya kepastian kapan diuji.
“Inilah yang terus kita benahi secara bertahap. Penerapan pembuatan SIM online berbasis IT yang cepat dan bebas calo ini efektif memudahkan masyarakat. Alhamdulillah sejak diberlakukan ini, hampir tidak ada lagi keluhan bagi para pemohon,” tandasnya. (ady/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top