Headline

Paparkan Hasil Penelitian di Depan Profesor dari Seluruh Dunia

USAI boleh muda, tapi bicara prestasi, Algha Sanjaya tak bisa dipandang sebelah mata. Meski masih tercatat sebagai mahasiswa, ia mampu menyisihkan mereka yang berstatus sebagai guru besar atapun profesor.

Laporan: Ardhyta Anggraeni

MENILIK apa yang telah dicapainya saat ini, banyak yang tak menyangka kalau Algha memiliki latar belakang kehidupan ekonomi keluarga yang pas-pasan, jika tak ingin disebut kekurangan. Mahasiswa semester VII jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan UNM ini terpaksa merantau ke Makassar dari Klaten, Jawa Timur.
Pilihan hidup ini harus ditempuhnya setelah ayahnya mengalami kebangkrutan dan terlilit utang. Jadilah Algha sebagai tulang punggung keluarga. Saat ini ia harus bisa membiayai sendiri pendidikannya serta adiknya.
”Sejak ayah bangkrut, sayalah yang menjadi penopang hidup keluarga. Awalnya merantau ke Makassar, niatnya tidak ingin lanjut kuliah. Namun saya terus didorong dari keluarga dan teman-teman. Akhirnya saya mendapat beasiswa. Saya pikir ini jalan untuk bisa membantu orang tua,” ujar Algha.
Sejak duduk di bangku sekolah, Algha memang sudah terkenal sebagai siswa berprestasi. Begitu bisa kuliah, iapun kemudian menggantungkan banyak impian dan harapannya.
Perjuangan itupun telah berbuah hasil. Berbagai prestasi telah direngkuhnya. Ada banyak penghargaan yang telah diraihnya.
Ketika masih duduk di bangku SMKN 1 Klaten tahun 2012, Algha tercatat sebagai penerima beasiswa berprestasi. Ada pula beasiswa Pendidikan Magistra Utama dan beasiswa Bidikmisi tahun 2013.
Algha adalah pemenang Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional SSC UKMPR Universitas Jenderal Soedirman tahun 2014, serta juara lomba puisi tingkat nasional Laskar Sastra Universitas Haluoleo di tahun yang sama.
Ketika duduk di bangku kuliah, ia aktif mengajukan diri untuk mengikuti berbagai lomba. Hasilnya pun tak mengecewakan.
Algha merupakan pemenang lomba cerpen tingkat nasional Gebyar Bahasa dan Sastra Indonesia yang dilaksanakan Universitas Pendidikan Bandung tahun 2014. Memenangkan Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional Pagelaran Pendidikan Dasar Nasional 2015 PGSD FIP UNM. Menjuarai Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional Keluarga Alumni Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman di tahun yang sama.
Algha juga merupakan Mawapres Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Fakultas Ilmu Pendididikan UNM 2015, runner up Mawapres Fakultas Ilmu Pendidikan UNM 2015, juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah Maphan Competition UNM 2015, juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional UKM Komplids Universitas Jember 2015, dan juara II Lomba Esai Tingkat Nasional Kategori Umum BK Festival Universitas Surabaya 2015.
Ada pula juara II Essay Competition dalam National Economic Fair for Our Idea (NEFORIA) 2016 Universitas Hasanuddin, penerima hibah Program Kreatifitas Mahasiswa Bidang Karsa Cipta oleh Kemenristekdikti 2016. Ia juga penerima hibah Program Mahasiswa Wirausaha UNM oleh Kemenristekdikti 2016.
Sementara penghargaan yang didapat di luar negeri, salah satunya Aplikator Hope and Dreams (HANDs) Project for Disaster Education+Creativity Supported by The Japan, Foundation Asia Center 2015, Aplikator 3rd Annual Student Conference on Arts, Humanities and Social Sciences, Zaman University, Cambodja 2016 dan Delegasi Indonesia dalam kegiatan International Conference on Education, Psychology and Learning 2016, Soul, Korea.
Algha pernah terpilih menjadi delegasi UNM dalam kegiatan “School for Nation Leader” 2016 Forum Negarawan Muda Sulawesi Selatan.
Suka menulis, mengajar, olahraga bulutangkis serta kegiatan sosial, Algha telah banyak menghasilkan karya tulis ilmiah. Ia bahkan mampu mengalahkan profesor dan guru besar melalui karya tulis ilmiahnya.
Awalnya, ia menulis hasil penelitiannya melalui sebuah buku saku; Anti Ayam Kampus (Mampus) sebagai media dalam mencegah prilaku menyimpang mahasiswi sebagai ‘ayam kampus’. Ada pula Gemas Pinisi: Inovasi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Sulawesi Selatan Menuju Generasi Emas Indonesia 2045.
Putra pasangan Panca Viyaya Murtoto dan Suwanti ini juga meneliti tentang Classical Conditioning and Art (CCA) Parenting: Upaya Pencegahan Penularan HIV/AIDS pada Remaja Tunagrahita.
Penelitian lainnya tentang Kerajinan Lontaragrafi (Lofi): Inovasi Media Pembelajaran pada Pendidikan Dasar Sebagai Upaya Melestarikan Budaya Lokal Sulawesi Selatan. Ada pula Inovasi Meme Photo Sebagai Media Promosi Dalam Pemerataan Informasi Eksistensi Seni dan Budaya Indonesia di Kancah Internasional.
Ia juga membuat penemuan pembuatan Kapal Pinisi Khas Pangkep (PHP) sebagai inovasi pengolahan ikan bandeng dan rumput laut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Termasuk upaya pencegahan peningkatan kekerasan seksual pada anak tunagrahita Adcerp (Analitical Development Career Comprehensif Program) sebagai inovasi pelaksanaan bimbingan konseling layanan karir siswa di sekolah.
”Yang terakhir, saya akan memaparkan hasil penelitian saya terkait korupsi di kalangan anak-anak. Rencananya di Korea bulan ini. Pemaparannya di depan ribuan profesor dari seluruh dunia. Hanya saya dari kalangan mahasiswa,” kuncinya. (*/rus)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top