Manfaatkan Pekarangan Bercocok Tanam – Berita Kota Makassar
Gojentakmapan

Manfaatkan Pekarangan Bercocok Tanam

JENEPONTO, BKM — Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluh Lapangan (BKP & PPL) kabupaten Jeneponto akan mewujudkan ketahanan pangan dengan suatu inovasi. Yakni menghimpun potensi daerah berupa sumberdaya manusia dengan keterlibatan masyarakat, pemerintah, dan swasta dalam memanfaatkan pekarangan sebagai lahan bercocok-tanam melalui suatu gerakan ‘Tanam Bersama Gerakan Pemanfaatan Lahan Pekarangan dengan Sayur Mayur (Tabe Gempar Sayur Mayur).
Demikian diungkapkan Kepala BKP dan PPL kabupaten Jeneponto, Hj Meriyani Anwaruddin SP MSi, saat acara rapat koordinasi pemberdayaan Dewan Ketahanan Pangan (DKP) kabupaten jeneponto. Pertemuan ini dihadiri Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel, DR Since Erna Lamba, para pimpinan SKPD, para penyuluh pertanian serta ketua kelompok tani se kabupaten Jeneponto di ruang rapat kantor BPK &PPL, Jumat (4/11).
Lanjut Meriyani Anwar mengatakan, pangan adalah Hak Asasi Manusia (HAM) dalam pemenuhan pangan sebagai dasar untuk kelangsungan hidup setiap manusia dan sebagai komponen dasar untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Tabe’ Gempar Sayur-mayur diharapkan sebagai upaya petibatan masyarakat secara sadar dan sukarela memanfaatkan lahan pekarangan untuk bertanam sayur mayur sebagai upaya menghadirkan pangan di halaman rumah guna pemenuhan gizi yang merupakan pola konsumsi sehat dan ditumbuhkembangkan di halaman rumah masing-masing.
Namun, kata Meriyani, permasalahan utama adalah tingginya konsumsi yang tidak dibarengi peningkatan produksi yang signifikan dan diverifikasi pangan belum menjadi prioritas. Sebagai solusi jangka pendek dalam mewujudkan ketahanan pangan di kabupaten Jeneponto. Diharapkan respon dari masyarakat akan sangat membantu gerakan ini dapat terwujud dengan sukses, serta terkhusus dukungan pemerintah dan dewan.
Ketua Dewan Ketahanan Pangan (DKP) yang juga Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar, mengatakan, pangan merupakan kebutuhan paling hakiki bagi manusia. Makanya, DKP harus mampu memainkan perannya. Pertama, sebagai prime mover artinya penggerak dan pendorong utama pembangunan ketahanan Pangan. Kedua adalah sebagai integrator. Artinya, mengintegrasikan dan memadukan dari berbagai organisasi perangkat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat. Sehingga 2017, kabupaten Jeneponto terhindar dari krisis pangan. (krk/mir/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top