Ibe: Masih Banyak Merokok Dalam Ruangan – Berita Kota Makassar
Metro

Ibe: Masih Banyak Merokok Dalam Ruangan

SEKRETARIS Daerah (Sekda) Kota Makassar, Ibrahim Saleh mengaku cukup sulit untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2013 tentang kawasan tanpa rokok di tempat umum khususnya di lingkungan kantor pemerintahan.
Selain harus menyediakan tempat atau ruangan khusus para perokok, kesadaran masyarakat untuk tidak merokok di sembarang tempat juga harus ditingkatkan mengingat adanya aturan yang resmi ditetapkan DPRD Kota Makassar untuk kawasan bebas rokok.
“Untuk menegakkan peraturan diperlukan kesadaran masyarakat dan semua pihak,” kata Ibe sapaan akrabnya, Kamis (3/11).
Namun yang sangat mengkhawatirkan menurut Ibe, masih banyak para PNS Pemkot Makassar dan oknum anggota dewan yang pemegang keputusan serta pelaksana terhadap peraturan daerah belum mengindahkan peraturan yang ditetapkan seperti dimana saat rapat masih banyak oknum anggota dewan yang merokok di dalam ruangan yang difasilitasi AC (air conditioner).
“Bagaimana masyarakat kita mau sadar, masih ditemukan PNS dan oknum anggota dewan yang merokok di dalam ruangan,” tegas Ibe.
Terpisah, anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Melani Mustari mengaku menyayangkan belum diterapkannya Perda Kawasan Tanpa Rokok secara maksimal. Seringkali, tegas Melani, masih banyaknya warga, pegawai swasta dan negeri yang ditemui merokok di gedung perkantoran, rumah sakit.
“Masih banyak perda yang belum diterapkan maksimal termasuk penerapan saksinya. Sebut saja, Perda Miras, Perda Asap Rokok, Perda Jam Operasi Rembang 10, Perda Rumah Kos,”ujar Juru Bicara Fraksi Golkar itu, kemarin.
Melani menambahkan, penyebab banyak perda dan perwali yang tidak diketahui masyarakat, karena kurangnya sosialisasi setelah perda dan perwali tersebut disahkan.
Sementara itu, anggota Komisi D lainnya, Iqbal Djalil menegaskan, tidak berjalannya peraturan daerah (Perda) yang dibuat di DPRD, oleh karena Pemerintah Kota Makassar belum membuatkannya perwali untuk mendukung perda yang sudah ada.
Seperti yang diatur dalam Perda Kawasan Bebas Rokok Nomor 11 tahun 2013. Salah satu poin didalamnya telah diatur soal larangan merokok di tempat yang sudah ada larangan, seperti rumah sakit, ruangan kantor dan sebagainya.
“Tidak berjalan maksimalnya perda-perda kita, karena hampir semua perda yang dikeluarkan DPRD periode sebelumnya belum ada kekuatan berupa perwali yang mengikutinya,” singkatnya. (ita)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top