Dispenda Gandeng Kejaksaan Tagih Tunggakan Pajak – Berita Kota Makassar
Metro

Dispenda Gandeng Kejaksaan Tagih Tunggakan Pajak

MAKASSAR, BKM — Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sulsel menjajaki kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi dalam hal penagihan tunggakan pajak kendaraan bermotor langsung secara door to door.
Kepala Dispenda Sulsel, Tautoto Tana Ranggina mengemukakan dalam waktu dekat, dirinya akan membicarakan rencana ini dengan pihak kejaksaan.
“Saya akan bertemu dengan Kepala Kejati dalam waktu dekat untuk bicarakan ini. Cari waktu kosong dulu,” jelasnya, Kamis (3/11).
Dia mengemukakan, Kejaksaan akan dilibatkan jika Dispenda sudah melakukan penagihan hingga dua kali namun penunggak pajak belum mengindahkan.
“Peringatan atau penagihan yang ketiga kalinya, kami sudah akan melibatkan kejaksaan,” jelasnya.
Kerjasama itu, lanjut Tautoto, mulai efektif diberlakukan Januari 2018 mendatang.
Teknisnya, jika penunggak pajak tidak mengindahkan kewajibannya, Kejaksaan akan bersurat kepada yang bersangkutan.
Lebih jauh dia mengemukakan, evaluasi kinerja Dispenda hingga triwulan III tahun ini cukup menggembirakan.
Dari program Penghapusan Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada 1 Juli hingga 31 September lalu,
sebanyak 142.313 kendaraan roda dua dan 36.213 unit kendaraan roda empat sudah memanfaatkan program tersebut.
“Jika dijumlahkan, total kendaraan yang memanfaatkan insentif denda PKB ini sebanyak 187.218 unit kendaraan. Total pajak yang terkumpul mencapai Rp 14.142.475.945,” ungkapnya.
Yang paling banyak memanfaatkan penghapusan denda pajak ini, lanjut Toto, adalah pemilik kendaraan dari Kota Makassar sebanyak 68.179 dengan nilai Rp7.232.847.315 disusul Kabupaten Gowa sebanyak 15.793 kendaraan dengan nilai Rp1.011.565.576. Posisi ketiga Kabupaten Maros sebanyak 8.750 unit kendaraan senilai Rp 524.761.314.
Dia melanjutkan, selain menunggu wajib pajak datang membayarkan pajak kendaraan bermotor di kantor, Dispenda Sulsel juga mewajibkan pegawainya untuk mendatangi rumah wajib pajak (door to door). Pada periode Juli-September 2016 door to door di seluruh Sulsel mencapai 16.829 unit yang terdiri dari roda dua dan empat.
Dispenda Sulsel juga aktif memberikan pelayanan kepada wajib pajak dengan menggelar Samsat Keliling (Samkel). Pada periode Juli-September 2016 Samkel Makassar berhasil melayani 14.110 wajib pajak senilai Rp7.992.485.650 melalui dua loket yakni Samkel yang dioperasikan Al Markaz dan Samkel Hertasning.
Dispenda Sulsel juga membuka Gerai Samsat hampir di seluruh kabupaten. Terbanyak di Kota Makassar yang berada di 14 kecamatan plus di Perumahan Bukit Khatulistiwa disusul Kabupaten Gowa yang mempunyai empat gerai. Pada Juli-September 2016 ini gerai se-Sulsel ini melayani 22.852 unit kendaraan dengan nilai Rp 25.417.183.733.
Sementara kendaraan pelat kuning angkutan orang dan barang yang mendapatkan insentif pada Juli-September 2016 sebanyak 3.120 unit dengan nilai Rp4.085.892.868. (rhm)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top