Anggaran Mamin Napi Finis – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Anggaran Mamin Napi Finis

SIDRAP, BKM — Anggaran makan minum untuk penghuni narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidrap, tahun 2016 sudah habis sebelum akhir tahun. Kondisi itu terjadi sejak sebulan terakhir.
Padahal masih ada dua bulan tersisa sebelum habis masa anggaran tahun ini. Hal ini dipicu membludaknya jumlah penghuni Rutan tiap bulannya sehingga anggaran yang dialokasikan selama 12 bulan, tidak tercukupi hingga Desember mendatang.
Untungnya, pihak rekanan yang memenangkan tender penyedia makanan napi, bersedia menalangi uang makan yang sudah habis itu.
“Anggarannya memang sudah habis sejak September, namun kami berkewajiban untuk menalanginya hingga akhir Desember mendatang,” kata rekanan pemenang tender, Heriyani Yuki, baru-baru ini.
Ketua PHRI dan IWAPI Sidrap mengakui pihaknya menyiapkan uang hingga Rp600 juta untuk menalangi uang makan napi Rutan Sidrap, selama tiga bulan ke depan.
“Tidak ada masalah, kami siap talangi dulu kok,” aku Heriyani.
Kepala Rutan Kelas IIB Sidrap, Mansyur mengakui uangnya cepat habis karena jumlah penghuni rutan terus bertambah.
“Estimasi kita meleset, mestinya anggaran yang sudah dialokasikan itu cukup untuk kebutuhan makan napi hingga akhir Desember, namun tidak cukup karena faktor membengkaknya jumlah Napi seriap bulan,” kata Mansyur.
Mansur menjelaskan, pihaknya memang hanya menganggarkan uang makan napi sebanyak Rp1,2 miliar hingga akhir Desember. Itu dengan asumsi tiga kali makan perhari untuk 203 penghuni rutan.
“Cuma perkiraan itu meleset, sebab ternyata jumlah penghuni rutan membengkak hingga 331 orang. Karena itu, persediaan uang yang dipakai rekanan habis sebelum waktunya,” lontarnya.
Mansyur menegaskan, pihaknya akan mengganti uang talangan yang ditanggung rekanan itu pada penganggaran tahun berikutnya. Begitupun, Mansur mengklaim jumlah napi akan berkurang.
“Dua bulan ke depan ini, jumlah napi kami akan berkurang sebanyak 60 orang. Ada nai yang bebas dan ada yang akan dipindahkan ke rutan atau lapas lainnya,” ujar Mansur. (ady/C)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top