Semen Tonasa Perlebar Pasar Ekspor – Berita Kota Makassar
Bisnis

Semen Tonasa Perlebar Pasar Ekspor

BKM/CHAIRIL PENINGKATAN KINERJA -- Direktur Utama PT Semen Tonasa, Andi Unggul Attas (dua dari kanan) didampingi unsur manajemennya menjelaskan mengenai peningkatan kinerja yang dicapai Semen Tonasa selama periode Januari sampai September 2016.

MAKASSAR, BKM — Memasuki ulang tahun ke 48 PT Semen Tonasa (ST) telah menunjukkan suatu pertumbuhan yang cukup signifikan, baik dari sisi pasar dalam negeri maupun pasar ekspor. Kinerja Semen Tonasa periode Januari hingga September 2016, memperlihatkan tren positif. Untuk produksi misalnya, terealisasi 4.421.786 ton. Naik 102 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2015 sebanyak 4.332.871 ton dengan prognosa 6.114.136 ton.
Begitu pula volume penjualan, meningkat 110 persen dari 4.400.607 ton menjadi 4.859.060 ton dengan prognosa 6.952.136 ton. Hasil penjualan dari Rp3,663 triliun menjadi Rp3,767 triliun atau naik 106 persen dengan prognosa Rp5,271 triliun. Sedangkan EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi) naik 104 persen dari Rp1,032 triliun menjadi Rp1,079 triliun dengan prognosa Rp1,547 triliun.
”Kecuali penyaluran dana CSR (Corporate Social Responsibility) baru tercapai 95,25 persen atau Rp1,863 miliar. Jumlah ini masih di bawah dari realisasi Januari sampai September 2015 yang mencapai Rp1,956 miliar. Ini tentu menimbulkan tanda tanya juga, untuk pemberian pinjaman modal usaha kepada usaha kecil dan mikro, tidak lagi hanya fokus di kabupaten Pangkep. Tapi sudah merambah ke kabupaten Barru, Maros, dan kota Makassar,” ujar Direktur Utama PT Semen Tonasa, Ir Andi Unggul Attas MBA didampingi unsur manajemennya kepada wartawan dalam rangka HUT PT Semen Tonasa ke 48 di kantor perwakilannya, Selasa (1/11). Serangkaian HUT Semen Tonasa ke 48 yang jatuh pada 2 Nopember 2016, selain dilakukan upacara bendera, juga dilakukan penyerahan bantuan Al Quran kepada 100 tuna netra yang turut disaksikan Syekh Ali Jaber.
Untuk pasar ekspor ditahun 2016 telah mencapai 350 ribu ton. Dimana ekspor semen sudah dilakukan ke Timor Leste dan klinker ke Bangladesh. Selain itu, sejumlah negara lainnya akan menyusul untuk ekspor semen dan klinker, masing-masing ke Taiwan, Philipina, Australia, dan Malaysia. ”Khusus ke Taiwan, sudah ditandatangani MoU ekspor semen curah untuk lima tahun ke depan sebanyak 300 ribu sampai 500 ribu ton per tahun,” ujar Unggul.
Pada tahun 2016 ini, lanjut Unggul Attas, permintaan atau demand untuk pasar di Kawasan Timur Indonesia (KTI) meningkat 5 persen jauh lebih tinggi dari demand secara nasional yang hanya 2,5 persen. Sedangkan PT Semen Tonasa sendiri mampu menjual lebih dari 6,1 persen. ”Excess capacity atau kelebihan kapasitas sudah mencapai 35 juta ton. Dimana, demand berkisar 61 sampai 64 juta ton dan kapasitas pabrik sudah mencapai 75 juta ton. Jadi kalau semuanya berproduksi secara optimal akan mencapai 100 juta ton. Jadi salah satu cara yang harus dilakukan PT Semen Tonasa untuk mengantisipasi kelebihan kapasitas tersebut adalah dengan membuka pasar ekspor seluas-luasnya ke berbagai negara. Apalagi dalam waktu dekat akan dibangun pabrik Semen Tonasa di Kupang,” jelas Unggul Attas. (mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top