Sulselbar

Membangun KB dari Pinggiran

ENREKANG, BKM — Untuk menurunkan jumlah pertumbuhan pendudukan di Kabupaten Enrekang, Badan Kordinasi dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten setempat gencar melakukan sosialisasi program membagun KB dari pinggiran berbasis Pakkombong (Gotong Royong) dengan cara mendatangi langsung masyarakat di pelosok desa-desa yang ada di Kabupaten Enrekang.
“Salah satu cara mendukung untuk menurunkan jumlah pertumbuhan penduduk di Enrekang,kita coba dengan mendatangi langsung masyarakat seperti ini untuk memberikan sosialisasi KB,”ujar Hj Subeda Bando, Kepala Kantor BKKBN Enrekang,saat memberikan penyuluhan tentang KB kepada warga Dusun Bolo,Desa Bulo,Kecamatan Maiwa-Enrekang,Senin (31/10).
Subeda dalam sosialisasinyan mengatakan pasangan yang menikah terlalu dini dibawa umur 21 tahun belum mapan dalam membentuk keluarga, sehingga banyak pasangan suami istri yang cerai mudah.
Selain pasangan terlalu mudah,Subeda juga meminta kepada warga agar pasangan suami istri jangan terlalu rapat (setiap tahun) melahirkan anak karena tidak ada waktu sang ibu untuk membantu suami mencari nafka,”Yang dibutuhkan sekarang,bagaimana ibu rumah tangga membantu suami mencari nafka untuk mencapai kesejahteraan kelurga,karena harapan pemerintah bagaiman keluarga disemua desa bisa sejahtera,”jelas Subeda Bando.
Koordinator penyuluh KB Kecamatan Maiwa, Arifin mengatakan sosilasasi vasektomi tersebut dilaksanakan agar para suami ikut serta dalam ber-KB dan kesehatan reproduksi.
“Cara ini merupakan salah satu cara KB untuk suami dengan menutup saluran mani melalui operasi kecil yang lebih ringan dari pada sunat/khitanan tanpa mengganggu hubungan seksual antara suami istri,”katanya.
(her/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top