Makassar Siaga Satu – Berita Kota Makassar
Headline

Makassar Siaga Satu

MAKASSAR, BKM — Makassar dinyatakan siaga satu menghadapi aksi unjuk rasa yang akan digelar, Jumat (4/11) besok. Demo oleh massa Forum Umat Islam Bersatu Makassar itu akan dikawal 2.232 personel Polda Sulsel.
Kepala Kepolisian Resort Kota Besar (Kapolrestabes) Makassar, Kombes Pol Rusdi Hartono, kemarin mengatakan, ormas yang akan menggelar aksi terkait dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta non aktif, BasukI Thajaja Purnama (Ahok) itu berjanji untuk melakukannya secara damai.
Meski begitu, polisi tak ingin kecolongan sehingga melakukan pengamanan obyek vital yang dinilai rawan. Polrestabes Makassar menerjunkan 400 personelnya untuk mengawal jalannya aksi.
”Kepada kami, ormas yang akan demo itu berkomitmen dan sepakat untuk melakukannya secara damai. Tidak akan ada tindakan anarkis,” kata Rusdi, Rabu (2/11).
Disebutkan Kapolrestabes, ada tujuh titik kumpul para peserta aksi. Sebagian besar merupakan masjid. Personel yang melakukan pengamanan tidak ada yang menggunakan senjata.
”Kita tetap menjaga keamanan wilayah dan obyek vital yang dinilai rawan. Seperti tempat ibadah, aktivitas ekonomi dan kantor-kantor pemerintah. Pihak kepoliian dan TNI berada di lokasi itu. Termasuk dalam fungsi-fungsi penjagaan,” terang Rusdi Hartono.
Terpisah, Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Gatot Edy Pramono, menegaskan aparat keamanan di daerah ini telah melakukan langkah antisipasi terkait rencana demo 4 November.
”Personel yang sudah kita siapkan bisa ditambah sewaktu-waktu jika dibutuhkan. Penambahan akan dilakukan setelah melihat jumlah massa pengunjukrasa. Kita sudah punya protap dalam mengantisipasi terjadinya kewaranan,” jelas Gatot Edy.
Protap yang dimaksudkan, tambah Gatot Edy, polisi tidak akan menggunakan senjata dalam mengendalikan massa. Pihaknya hanya akan menggunakan senjata gas air mata jika memang dibutuhkan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Barung Mangera, menegaskan penetapan status siaga satu di Makassar dilakukan atas instruksi Kapolri.
Terkait kesiapan pengamanan jalannya aksi, Rabu (2/11) pukul 17.00 Wita dilakukan pelepasan pasukan untuk melakukan patroli udara, darat dan laut.
Wakil Ketua Front Pembela Islam (FPI) Sulsel, Faisal Silenang yang dihubungi, kemarin belum memastikan akan turun melakukan aksi demo, besok. ”Saya belum tahu kepastiannya. Bisa saja mereka turun juga sebagai wujud solidaritas,” ujarnya.
Menurut Faisal, aksi demo besar-besaran yang rencananya akan digelar serentak itu merupakan bagian dari proses demokrasi. ”Saya pikir ini harus dihormati. Karena kita tidak lagi berbicara soal politisi dan proses pilkada. Tapi ini kita berbicara soal ada perasaan umat Islam yang terlukai,” tandasnya.
Diapun mengimbau kepada ormas yang berdemo untuk bisa menahan diri dan tidak berbuat anarkis.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto secara terpisah, mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat muslim untuk menjaga Islam, menjaga kota dan menjaga kesabaran. Demo yang rencananya akan digelar besok, diharapkan Danny tidak sampai mencemari dan merusak tatanan Islam yang sudah terjaga selama ini.
”Mari kita menjaga Kota Makassar agar masyarakatnya tidak terpecah belah. Mari kita jaga dengan kesabaran. Boleh kita marah, tapi juga mungkin kita harus lebih sabar. Mari kita satukan pemahaman untuk menjaga Kota Makassar tanpa ada kekerasan. Semuanya harus berhati-hati dengan provokator,” kata Danny mengingatkan. (ish-mat-arf/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top