Kereta Api Dapat Rp5,1 T dari SBSN – Berita Kota Makassar
Metro

Kereta Api Dapat Rp5,1 T dari SBSN

MAKASSAR, BKM — Proyek pembangunan trayek kereta api di Sulsel menurut rencana akan kembali digenjot tahun 2017.
Rencana itu diketahui setelah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perkeretaapian trans Sulawesi, Henry Hidayat melakukan pertemuan dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Rabu (2/11) pagi di Rumah Jabatan Gubernur, Jalan Sungai Tangka.
Menurut Henry, tahun depan, kereta api Sulsel mendapat suntikan anggaran sebesar Rp5,1 triliun yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Anggaran itu, menurut Henry, akan digunakan membangun track atau trayek kereta api dari Barru ke Parepare. Anggaran tersebut akan digunakan selama tiga tahun yakni mulai 2017 hingga 2019.
Pekerjaan fisik yang akan dilakukan dengan uang sebesar Rp5 triliun adalah pembangunan track sepanjang 36 km, tiga terowongan, dan dua elevated road atau jalan layang.
Khusus untuk pembebasan lahan, lanjut Henry, saat ini sementara diselesaikan tahap II untuk trayek Barru-Parepare.
Tahun ini, anggaran pembebasan lahan untuk Barru-Parepare sebesar Rp77 miliar. Menurut rencana, pemerintah kembali akan menambah anggarannya melalui APBN Perubahan 2016 sebesar Rp50 miliar
“Posisi proses pembebasan lahan sekarang masih ada di tim appraisal dan diperkirakan bisa selesai 21 November. Akhir bulan ini sudah mulai pembayaran,” ungkapnya.
Sementara untuk pembebasan lahan trayek Barru-Makassar, menurut Henry, sudah ada arahan dari gubernur untuk segera dilaksanakan.
“Ndak lama lagi. Pembebasan lahan jika mulai bulan ini, mudah-mudahan selesai hingga pertengahan tahun depan dan kwartal ketiga bisa mulai pekerjaan fisik,” jelas Henry.
Anggaran untuk pembebasan lahan disuntik langsung dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun depan sebesar Rp219 miliar.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo kepada wartawan menegaskan, proyek kereta api merupakan program strategis daerah sehingga tidak ada alasan untuk berhenti. Dia meminta semua stakeholder yang terlibat mewujudkan proyek prestisius itu untuk fokus bekerja. Termasuk instansi yang terlibat pada pembebasan lahan.
Termasuk menyelesaikan pembebasan lahan yang masih bersoal. Di Kabupaten Barru misalnya, masih ada satu bidang lahan yang bersoal. Ada juga kuburan yang belum dipindahkan.
“Saya akan cari jalan keluar ya. Masih ada dua kuburan yang belum dibebaskan sehingga trayeknya belum tersambung. Saya sudah telepon Bupati Barru untuk diselesaikan,” jelasnya.
Untuk memacu proyek tersebut, Syahrul mengindikasikan akan menggandeng pihak ketiga. Namun, untuk mewujudkan rencana tersebut, tentu harus didiskusikan terlebih dahulu dengan presiden dan wakil presiden. (rhm)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top