Istri Ketua RT Jadi Penadah Barang Curian – Berita Kota Makassar
Headline

Istri Ketua RT Jadi Penadah Barang Curian

MAKASSAR, BKM — Ilham alias Illang (17), warga Jalan Hertasning Baru, tak henti menangis setelah tepergok massa melakukan aksi pembobolan di sebuah toko klontong, Senin (31/10) pukul 19.30 Wita.
Illang menjadi bulan-bulan warga yang jumlahnya puluhan orang. Setiap kali bogem mentah menghampiri tubuhnya, diapun berteriak minta ampun. Namun massa terlanjur emosi sehingga terus memukulinya.
Informasi yang diperoleh di TKP, saat itu Ilham baru saja membobol toko klontong milik Sartika (21). Yang lebih membuat marah warga setempat, karena pelaku sudah dua kali membobol toko klontong yang berlokasi di pasar tradisional Jalan Hertasning Baru itu. Aksi Ilham diketahui suami korban bernama Faris (23).
”Mertua saya yang pertama kali memergokinya. Kata mertua saya, Ilham terlihat membawa kardus besar yang dibawanya dari toko istri saya. Saya langsung mengecek isi toko. Ternyata rokok sudah habis dibawa Ilham ke rumahnya,” terang Faris.
Mengetahui Ilham yang membobol toko milik istrinya, Faris kemudian memberitahu warga. Mereka pun beramai-ramai mengepung rumah Ilham. Diapun tak berkutik hingga menjadi bulan-bulanan massa.
Aparat Polsek Rappocini yang diback up intel Brimob Polda Sulsel yang menerima informasi tersebut, langsung bergegas ke lokasi kejadian. Ilham kemudian dievakuasi dari amukan warga, dan selanjutnya dibawa ke Mapolsek Rappocini untuk proses hukum selanjutnya.
Kepada polisi, Ilham mengakui perbuatannya yang membobol toko klontong milik Sartika. ”Betul, Pak saya yang mencuri barang di toko itu. Sudah dua kali. Yang pertama saya ambil beras 5 karung. Satu karung beratnya 20 kilo. Beras itu saya jual Rp100 ribu per karung. Kedua kalinya saya ambil semua rokok dan beras jualannya,” terang Ilham.
Dari pengakuan Ilham juga terungkap siapa yang menjadi penadah barang hasil curiannya. ”Saya jual ke tetanggaku bernama Hadania Daeng Kebo (52). Ia istri ketua RT, warga Jalan Bangkit Raya lorong 4 RW 14, Kelurahan Kassi Kassi,” ungkap Ilham lagi.
Pelaku mengaku terpaksa mencuri karena terdesak dan hendak membantu biaya pengobatan adik perempuannya yang lumpuh.
Dari ‘nyanyian’ Ilham, polisi kemudian melakukan pengembangan. Selasa (1/11) dinihari pukul 02.00 Wita, polisi meringkus penadah barang hasil curian Ilham. Hadania dibekuk di rumahnya saat tertidur pulas. Selanjutnya ia dibawa ke Mapolsek Rappocini dengan mengenakan daster dan sarung.
Dihadapan polisi, Hadaniah berdalih dirinya tidak tahu menahu kalau barang yang dibelinya dari pelaku itu merupakan hasil curian.
“Betul, Pak saya beli barang yang dibawa oleh Ilham. Tapi saya tidak tahu kalau beras itu hasil curian. Saya sudah dua kali beli barangnya. Seandainya saya tahu itu barang curian, saya tidak mungkin membelinya,” ujarnya.
Kapolsek Rappocini, Kompol Roy Agung, mengatakan tersangka Ilham telah diamankan bersama penadah barang hasil curiannya. ”Tersangka Ilham dievakuasi anggota yang diback up intel Brimob Polda, saat warga mengepung rumahnya. Pelaku sempat dihakimi massa,” kata mantan Kapolsek Tamalanrea ini. (ish/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top