Berita Kota Makassar | Baru Hari Ini Dewan Bahas KUA
Metro

Baru Hari Ini Dewan Bahas KUA

MAKASSAR, BKM–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel baru akan membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) untuk Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pokok 2017, Rabu (2/11) hari ini.
Lambatnya pembahasan APBD Pokok Sulsel karena Pemerintah Provinsi Sulsel baru menyerahkan KUA-PPAS ke dewan. Dewan juga mengingatkan Pemprov Sulsel lebih serius agar tidak terkena sanksi pinalti dari pusat, akibat keterlambatan membahas APBD Pokok 2017.
Ketua DPRD Sulsel, HM Roem membenarkan jika Pemprov Sulsel lamban menyerahkan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) ke dewan, di banding tahun-tahun sebelumnya. “Jika dibandingkan tahun sebelumnya, memang tahun ini sudah terlambat. Biasanya kita sudah membahas KUA-PPAS APBD pokok. Tapi sekarang belum masuk,” ujar Roem, Selasa (1/11).
Meski demikian, Roem memaklumi jika lambannya penyerahan KUA-PPAS lantaran eksekutif baru memiliki Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “OPD itu menjadi salah satu panduan penyusunan APBD. Kalau sudah disusun sekarang, ternyata ke depan OPD berubah, nah jadi masalah lagi. Belum lagi diatur bagaimana perubahan tersebut,” jelasnya.
Untuk itu, Roem berharap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin Sekprov Abd Latif sudah harus menyiapkan naskah PPAS, karena dewan baru melakukan pembahasan KUA pada Rabu (2/11) besok (hari ini).
Terpisah, ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sulsel, Selle KS Dalle juga pesimis atas lambannya penyerahan KUA-PPAS ke dewan. Tak hanya itu, Selle juga mengaku bila capaian pembangunan di Sulsel berjalan lamban. ” Jalan Mantap di Sulsel atau jalan aspal yang telah memiliki fasilitas hanya mencapai 86,7 persen. Ini kalah dibanding Jalan Mantap di Jawa Barat yang mencapai 96 persen,” katanya.
Selain itu, tambah Selle, sejumlah agenda yang telah dirancang pemprov juga belum ada yang berhasil dan sukses mulai dari proyek Mamminasata, Midlle Ringroad, CoI dan lainnya. Tak hanya itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulsel masih berada di posisi ke 14 di bawah Sulawesi Utara, sementara gubernur sejak awal menargetkan masuk 10 besar. “Kenapa bangun jalan layang di Camba sementara kereta api belum tuntas, termasuk Maminasata, ” ujar Selle.
Selle menilai gubernur belum fokus untuk menuntaskan satu proyek, tegas mantan jubir pasangan calon gubernur Ilham Arief Sirajuddin-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar ini. (rif)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top