Berita Kota Makassar | Warga Buttu Tande tidak lagi Krisis Air
Sulselbar

Warga Buttu Tande tidak lagi Krisis Air

MAJENE, BKM — Permasalahan krisis air bersih yang dialami warga Buttu, desa Tande, kabupaten Majene selama bertahun-tahun lamanya, kini sudah mendapatkan jalan keluar. Pemerintah pusat melalui Badan Geologi turun tangan melakukan pengeboran hingga kedalaman 137 meter di bawah tanah di puncak bukit Buttu, Tande.
Dari hasil pengeboran, ternyata sudah bisa menghasilkan air bersih. Untuk itu, masyarakat di desa Tande, kabupaten Majene ini merasa bersyukur dan juga bahagia. Karena selama 10 tahun lebih mereka sulit mendapatkan air bersih. Masyarakat pun merasa bersyukur dengan adanya anugerah air bersih ini.
Sebagai ungkapan rasa syukurnya, mereka menggelar ritual syukuran pada Minggu (30/10). Pelaksanaan ritual ini diikuti ratusan orang baik yang tinggal di dalam wilayah Buttu maupun di luar wilayah Buttu. Menurut Kepala Dinas Pertambangan Majene, Muhammad Ashar Malik serta Camat Banggae Timur, H Busri, dan lurah Tande, menyampaikan rasa syukur atas berakhirnya krisis air bersih ini. Acara syukuran berlangsung semarak.
”Acara syukuran sengaja kami gelar, karena selama puluhan tahun kami mengalami kesulitan air bersih. Terutama saat musim kemarau. Sekarang, dengan suksesnya pengeboran, maka kesulitan air bersih sudah bisa teratasi,” kata Ketua Panitia Syukuran, Sahid Poling.
Menurut Sahid yang juga aktivis Lembaga Pemuda Tande (LPT), pengeboran oleh badan geologi pusat dapat terlaksana di Tande berkat bantuan sejumlah pihak, antara lain lurah Tande Timur serta dinas pertambangan Majene. Sebelum pemerintah pusat melalui badan geologi turun tangan melakukan pengeboran, warga beberapa kali melakukan pengeboran secara swadaya. Namun karena terbatasnya alat menembus dalamnya perbukitan, upaya itu selalu gagal.
Setelah badan geologi pusat turun mengerahkan alat yang lebih modern, pengeboran sedalam 137 meter akhirnya mampu menarik air dari dalam perut bumi Tande. ”Volume air yang tersedia saat ini adalah 0,5 liter per detik atau setara dengan 12 liter per menit. Ini sangat membantu warga Buttu Tande dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
”Sekali lagi terima kasih atas bantuan semua pihak,” kata Sahid yang juga staf di kantor kelurahan Tande Timur. (ala/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top