Berita Kota Makassar | Tiga Begal Ditembak, Satu Mahasiswa
Headline

Tiga Begal Ditembak, Satu Mahasiswa

MAKASSAR, BKM — Tiga kawanan begal diringkus Tim Resimen Mobile (Resmob) Polda Sulsel. Satu diantaranya diketahui seorang mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di kota ini.
Para pelaku kejahatan di jalanan ini masing-masing Aspira Gregorius (19), warga Jalan Rappocini Lorong 9 Makassar, Erwin (18), warga Jalan Rappocini Raya Lorong 5 Makassar dan Rahmansyah alias Manca alias Anca (21), beralamat di Jalan Rappocini Raya Lorong 9.
Aspiras Gregorius masih tercatat sebagai mahasiswa, Erwin juru parkir dan Anca, seorang residivis yang merupakan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat). Ketiganya terpaksa dihadiahi timah panas oleh polisi saat dibawa untuk dilakukan pengembangan.
Penangkapan dilakukan tim Resmob Ditreskrim Polda Sulsel dipimpin Ipda Haris Wicaksono. Yang pertama dibekuk adalah Anca. Ia diringkus, Sabtu (29/10) pukul 23.30 Wita. Sementara dua rekannya, yakni Aspira dan Erwin diamankan pada Minggu (30/10) sekitar pukul 14.00 Wita.
Aspira dan Erwin ditembak karena mencoba melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri saat dibawa untuk menunjukkan lokasi barang bukti hasil kejahatannya. Timah panah bersarang di kaki kedua tersangka.
”Setelah dilumpuhkan, keduanya lalu dibawa ke RS Bhayangkara. Selanjutnya dibawa ke Posko Resmob Polda untuk kemudian diserahkan ke Polsek Makassar guna proses lebih lanjut,” jelas Ipda Haris Wicaksono, kemarin.
Dari pengakuan tersangka, keduanya beraksi di Jalan Gunung Batu Putih, Makassar. Lalu pada akhir bulan September 2016 melakukan aksi yang sama di Jalan Mappanyukki, Makassar. Terakhir pada akhir bulan Oktober 2016 dengan melakukan aksi curas di Jalan Nuri, Makassar.
Dari penangkapan ketiga tersangka, tim resmob menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya satu unit motor Honda Vario warna putih, satu unit motor Honda Beat warna merah, satu lembar STNK atas nama Muh Tahir, beralamat di Jalan Rappocini Raya Lorong 5J nomor 9, Makassar.
Ada pula dua plat motor DC 4576 DY, satu dompet warna coklat, dua kunci motor, dua HP merek Nokia, satu HP merek Lenovo, dua pisau dapur, sebilah badik, satu korek api, satu saset bekas tempat sabu, satu saset berisi pil tramadol 10 butir, satu obeng dan dua lembar uang pecahan Rp5.000.
Menurut Ipda Haris Wicaksono, dari hasil interogasi terhadap Rahmansyah, diketahui dia pernah melakukan tindak pidana curat dan curas sebanyak dua kali di wilayah hukum Polrestabes Makassar. Aksinya itu dilakukan pertengahan Desember tahun 2014 pukul 01.00 Wita di Jalan Mongisidi Baru, Makassar bersama rekannya inisial AN dan AD, keduanya masuk DPO. Sementara di September 2016 sekitar pukul 17.00 Wita melakukan aksi curas bersama Aspira Gregorius di Jalan Pelita V Makassar.
Dari pengakuan Anca, polisi kemudian menginterogasi Aspira. Terungkap pelaku pernah melakukan aksi curas bersama Erwin sebanyak tiga kali. Polisi masih terus mengejar AN dan AD. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top