Pengalaman Jadi Nelayan Membuatnya Matang Pimpin Legislatif – Berita Kota Makassar
Headline

Pengalaman Jadi Nelayan Membuatnya Matang Pimpin Legislatif

BKM/IRWAN MUSA Andi Muharir

SETELAH dua periode duduk sebagai anggota dewan, Andi Muharir dipercaya menjabat ketua DPRD Luwu. Untuk menjalankan tugas di posisi ini, dibutuhkan energi yang prima. Sebab hampir setiap saat menerima aspirasi warga, maupun sesama koleganya di legislatif.

Laporan: Irwan Musa

SELAIN tugas rutin sebagai ketua DPRD, Andi Muharir banyak menghadiri undangan dari berbagai elemen, baik itu organisasi masyarakat, jajaran birokrat maupun kegiatan informal lainnya. Di saat seperti itulah ia banyak menerima asipirasi. Apa yang didengar, khususnya keluhan masyarakat, menjadi fokus perhatian untuk mengawalnya.
”Kita ini wakil rakyat. Jadi, aspirasi warga wajib untuk dikawal
sampai akhirnya bisa diakomodir pemerintah,” tuturmantan juru masak kapal nelayan ini.
Diakui, mengawal aspirasi warga tidaklah mudah. Kadang terjadi perbedaan tajam saat berlangsung rapat dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), maupun sesama anggota dewan. Namun, kata Andi Muharir, semua itu merupakan suka dan duka mengawal aspirasi warga.
”Tidak ada kata berhenti untuk kepentingan rakyat. Karena itu, sampai detik ini saya fokus mengawal aspirasi masyarakat Luwu,” tandasnya.
Profesi nelayan yang digelutinya sejak dulu hingga sekarang, menjadi pengalaman berharga baginya saat dipercaya mengemban amanah memimpin lembaga legislatif. Apa yang didapatnya dari profesi nelayan dijadikan modal dalam mengabdi untuk kepentingan rakyat.
”Saya dibuat lebih matang dalam setiap mengambil keputusan. Apa yang saya rasakan dulu cukup mempengaruhi perjalanan hidup saya. Karena itu, tidak ada salahnya jika saya lebih fokus mengawal aspirasi rakyat,” ujarnya.
Apalagi di era seperti saat ini, di mana keterbukaan menjadi sebuah keharusan, tentu masyarakat akan dengan mudah mengetahui dan menyorot perilaku anggota dewan yang tak mampu mengawa aspirasi rakyat.
”Untuk menjadi wakil rakyat itu tidak mudah. Saat terpilih kita harus lebih proaktif lagi. Sebab dengan posisi kita saat ini sebagai anggota dewan, tentu masyarakat berharap banyak ke kita untuk memperjuangkan aspirasinya. Apakah itu pemenuham hak dasar penduduk, maupun soal pemerataan pembangunan infrastruktur yang mampu menyentuh hingga wilayah terpencil di lingkup pedesaan dan kecamatan,” terangnya.
Di akhir perbincangan dengan BKM, politisi Partai Golkar ini berharap semua elemen masyarakat bersatu memajukan daerahnya. Ia juga menekankan pentingnya ketulusan dalam sebuah pengabdian.
”Jika kita tulus, maka hikmah pengabdian makin nikmat dirasakan masyarakat. Untuk itu, selagi kita mampu berbuat, kenapa tidak dimaksimalkan,” tandasnya. (*/rus/b)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top