Berita Kota Makassar | 2016, PerpuSeru Fokus Indonesia Tengah dan Timur
Headline

2016, PerpuSeru Fokus Indonesia Tengah dan Timur

IST PENGHARGAAN -- Pemberian penghargaan untuk untuk dukungan kepala daerah wilayah Indonesia Timur dalam upaya membangun kualitas sumber daya manusia (human capital development) melalui transformasi pengembangan perpustakaan berbasis Teknologi Informasi & Komunikasi.

MAKASSAR, BKM — Tahun 2016 ini, program PerpuSeru berfokus pada pengembangan sumber daya manusia di wilayah Indonesia Tengah dan Timur lewat transformasi perpustakaan. Program PerpuSeru yang difasilitasi Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) bersama Bill & Melinda Gates Foundation (BMGF) sejak November 2011, berkomitmen melakukan transformasi perpustakaan menjadi pusat belajar masyarakat berbasis teknologi informasi (TI) guna mendukung pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Ditahun 2016 ini, PerpuSeru melebarkan jangkauan programnya ke wilayah Indonesia Tengah dan Timur, yaitu Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua dan Papua Barat. Ekspansi ke wilayah tengah dan timur ini dimaksudkan agar pusat pengetahuan bagi masyarakat yang berbasis TI dapat tersebar secara merata di seluruh pelosok negeri.
Titie Sadarini, Chief Executive Coca-Cola Foundation Indonesia mengungkapkan, perpustakaan bisa berperan strategis sebagai pusat belajar yang efektif bagi masyarakat serta membawa dampak positif di lingkungannya. Seperti perbaikan kualitas hidup dan ekonomi masyarakat setempat. Semuanya dilakukan melalui literasi digital pada perpustakaan. Ekspansi program PerpuSeru ke wilayah Indonesia Tengah dan Timur sangat penting, karena banyak potensi yang dapat dikembangkan di wilayah ini.
”Harapan kami, dengan mendukung pemberdayaan sumber daya manusia melalui layanan perpustakaan berbasis TI, maka masyarakat di Indonesia Tengah dan Timur bisa mendapatkan akses informasi dan pengetahuan secara gratis, dan digunakan untuk membangun kehidupan yang lebih baik,” kata Titie.
Program PerpuSeru ini, tambah Titie, telah berhasil menunjukkan dampak positif yang nyata pada masyarakat di Jawa, Sumatra, Kalimantan dan sebagian Sulawesi yang telah menjadi mitra selama ini. ”Kami percaya dengan kemitraan dan komitmen dari jajaran Perpustakan serta Pemerintah, program PerpuSeru juga akan memberikan dampak positif bagi masyarakat di Indonesia Tengah dan Timur,” ujarnya.
Beberapa perpustakaan mitra PerpuSeru wilayah Indonesia Tengah dan Timur telah mulai melakukan perubahan dan memberikan penambahan layanan di perpustakaannya. PerpuSeru juga membantu staf pengelola perpustakaan untuk menerapkan strategi dan inovasi yang beragam sesuai dengan konteks lokal dan kebutuhan masyarakat setempat.
Erlyn Sulistyaningsih, Direktur Program PerpuSeru berharap, PLM ini sekaligus menjadi wadah untuk membangun komitmen bersama terhadap keberlanjutan dan replikasi konsep model PerpuSeru di perpustakaan-perpustakaan lainnya di daerah. PerpuSeru sekaligus juga memberikan penghargaan untuk dukungan kepala daerah wilayah Indonesia Timur dalam upaya membangun kualitas sumber daya manusia (human capital development) melalui transformasi pengembangan perpustakaan berbasis Teknologi Informasi & Komunikasi.
Penghargaan ini diberikan Dr I Gde Dewa Sugihamreta, Koordinator Perencana Pusat Analisa Kebijakan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Penerima penghargaan adalah Bupati Pinrang, Bupati Bantaeng, Bupati Kolaka, Bupati Wakatobi, Walikota Mataram, Bupati Lomok Barat, Bupati Dompu, Bupati Sumbawa, Walikota Ambon, Bupati Timor Tengah Selatan, Bupati Timor Tengah Utara, Bupati Raja Ampat, Bupati Sorong,Bupati Sikka,Bupati Ende. (mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top