Suku Bunggu Terancam tak Bisa Memilih – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Suku Bunggu Terancam tak Bisa Memilih

PASANGKAYU, BKM — Cukup mengherankan, sejumlah penduduk asli di desa Pakawa, kecamatan Pasangkayu atau yang sering disebut suku Bunggu, dalam dokumen kependudukannya ditemukan ber nomor induk kependudukan (NIK) dari Lampung dan Bogor. Mereka pun belum memilik kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).
Hal ini diungkapkan Ketua KPU Mamuju Utara (Matra), Ishak Ibrahim, beberapa waktu lalu. Kata dia, penduduk yang memiliki NIK di luar Matra tersebut mencapai beberapa orang. Selain itu ditemukan juga seratusan masyarakat Pakawa atau sekitar satu Tempat Pemungutan Suara (TPS), belum memiliki e-KTP.
”Cukup mengherankan juga. Karena mereka ini setahu saya penduduk asli di sana. Bahkan bisa dibilang suku pertama yang mendiami Matra, tapi dokumen kependudukanya berasal dari Lampung dan Bogor,” terangnya.
Untuk hal tersebut, KPU Matra sementara waktu mencoret mereka dari daftar pemilih, sembari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Matra memperbaiki dokumen kependudukan masyarakat yang berdomisili di perbatasan Sulbar dan Sulteng ini.
”Saya sudah berkoordinasi dengan Bawaslu Sulbar terkait hal ini, dan tindakan KPU itu mencoret namanya. Tapi nanti kami akan masukan kembali kalau dokumen kependudukannya sudah ber NIK Matra dan sudah melakukan perekaman e-KTP,” sambungnya. (ala/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top