Sulselbar

Siswa SMPN 10 Kena Busur

PAREPARE, BKM — Siswa SMPN 1 Gunawan kelas 9.1 terkena busur dibagian jidat hingga tertancap yang dilakukan teman kelasnya sendiri, Ayatullah.
Kejadian itu, sekitar pukul. 11.00 wita, Kamis (28/10), saat proses belajar mengajar dengan mata pelajaran matematika namun gurunya tidak ada ditempat.
Entah apa motifnya sehingga pelaku memiliki benda tajam dibawah ke sekolah yang mestinya tidak boleh terjadi.
Pemerhati pendidikan, Bahtiar Syarifuddin, sangat menyesalkan adanya kejadian di tingkat pelajar SMP 10 Parepare.
Mestinya Kepsek melakukan langkah-langkah tegas dan juga diketahui sistem pendidikan keluarga tidak berjalan di sekolah.”Perlu dievaluasi kinerja kepala sekolah,”tuturnya.
Membawa benda tajam itu sangat disesalkan yang mestinya siswa ke skolah hanya untuk belajar dan membawah alat peraga sekolah bukan benda tajam seperti busur.”Ini perlu dikaji disekolah itu, dan kepala sekolah harus bertanggungjawab jangan selalu membela diri dan menyelamatkan diri agar terlepas dari masalah,”tuturnya.
Baktia Syarifuddin, menegaskan mengenai benda tajam dibawah kesekolah dan ini karena tidak ada pembinaan karakter kepada siswa termasuk pembinaan keagamaan dan organisasi.
Kepalas Sekolah M Sofyan, tidak menyangka kejadain yang terjadi kemarin, itu tidak sengaja dan hanya kecelelakaan saja.
Sofyan menambahkan guru matematikanya itu hanya diberi tugas oleh gurunya, sedangkan wali kelasnya mengajar dikelas lain.
Sofyan berdalil bahwa untuk mengurus siswa sekitar 740 hanya tenaga 43 orang sangat minim tenaga untuk melakukan pengawasn tersebut.
Sofyan, menjelaskan, bahwa pihaknya sudah memanggil kedua bela pihak dan tidak ada yang keberatan dalan kasus ini, apalagi saat kejadian pelaku dan guru yang mengantar korban ke rumah sakit fatimah.
“Sudah selesai kasusnya karena tidak ada yang keberatan, bahkan tidak ditangani polisi karena sudah aman,”katanya (smr/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top