Mayat Bersujud Ditemukan Tewas – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Mayat Bersujud Ditemukan Tewas

TEWAS -- Kapolsek Watang Pulu AKP Sudirno didampingi tim Inafis Polres Sidrap saat memeriksa kondisi korban di Puskesmas Lawawoi, Kamis (27/10).

SIDRAP, BKM — Pagi buta, warga Jalan Kampung Pabbaresseng Desa Mattirotasi kecamatan Watang Pulu Sidrap, Kamis (27/10) sontak geger sekitarpukul 06.30 wita.
Pasalnya, sesosok mayat ditemukan dalam kondisi bersujud seperti laiknya sedang melakukan sembahyang (Shalat,red) di rumah kebun milik korban.
Penemuan mayat itupun langsung mengundang perhatian pihak aparat yang turun ke lokasi setelah menerima laporan warga setempat.
Ihkwal penemuan jenazah yang belakangan diketahui beridentitas Muh Nasir (56), warga Desa Mattirotasi ini, bermula dari lelaki Labonding yang tak lain adalah sepupu satu kali dengan korban datang mengecek korban dirumah kebun tempat korban selama ini bermalam.
Ceritanya, korban menunggui bibit/benih tanaman yang disemaikan untuk ditanam dikebun korban. Menurut saksi mata ini, menjelaskan, rencananya korban akan menanam bibit itu keesokan harinya sebelum ditemukan tak bernyawa.
Begitu kagetnya, La Bonding saat mendapati korban dengan posisi duduk bersilang sambil tertelungkup menghadap ke utara dengan kedua tangan disamping kepala seperti sedang bersujud.
Saat itu, saksi mengaku mengira korban sedang melakukan ritual shalat, namun saat memanggil-manggil nama korban, namun korban tidak merespon bahkan sama sekali tidak bergerak sehingga saksi mendekati dan memegang badan.
“Saya kaget ketika saya mengecek urat alur nadi dan pernafasan korban. Ternyata Nasir sudah tidak bernyawa lagi (meninggal dunia) karena tubuhnya juga sudah kaku dan dingin,” paparnya dihadapan penyidik Polres Sidrap yang datang kelokasi.
Tak ingin ambil resiko, saksi spontan langsung menghubungi pihak keluarganya yang lain dan aparat Polsek Watang Pulu.
Tim Identifikasi Polres Sidrap yang tiba dilokasi sejam kemudian langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Lawawoi setelah olah Tempat kejadian perkara. Kondisi jasad korban juga sudah mulai membusuk.
Korban diduga meninggal 18 jam sebelum ditemukan atau menghembuskan nafas pada pukul 20.00 wita.
“Kami langsung lakukan identifikasi. Kondisi jasad sudah mulai mengeluarkan bau tak sedap. Mungkin korban meninggal antara pukul 9 hingga 10 malam,” ungkap anggota tim Inafis Polres Sidrap Bripka Hollong, kemarin.
Setelah dilakukan pemeriksaan detail di Puskesmas setempat, menyebutkan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Lawawoi Dr. Rahmiani Syamsuddin berkesimpulan sementara bahwa korban meninggal secara wajar dan tidak ditemukan tanda-tanda akibat kekerasan ditubuh korban.
Begitupun, dari pihak keluarga korban yang diwakili kemenakan korban bernama Anti menerima kejadian tersebut sebagai takdir yang telah digariskan Allah SWT kepada hamba-Nya, dan tidak mempermasalahkan kematian korban.
Kasat Reskim Polres Sidrap, AKP Chandra Yudha Pranata, menjelaskan pihaknya tidak melakukan proses penyelidikan terhadap kasus penemuan mayat tersebut. (ady/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top