Kajati: Jaksa Hadir Sebagai Teman di Jaksa Samboritta – Berita Kota Makassar
Headline

Kajati: Jaksa Hadir Sebagai Teman di Jaksa Samboritta

MAKASSAR, BKM — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Hidayatullah melaunching program Jaksa Samboritta yang digagas Harian Berita Kota Makassar di Aula Adhyaksa lantai delapan kantor Kejati, Jumat (28/10). Acara ini dihadiri sejumlah asisten Kejati, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Direktur Utama Harian BKM Mustawa Nur, para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-Kota Makassar serta camat.
Dalam sambutannya, Kajati berharap setelah launching program Jaksa Samboritta, ada sinergitas yang terbangun antara SKPD Pemkot Makassar dan kejaksaan. Keduanya bisa saling bekerja sama dalam menciptakan serta mencegah tindak pidana korupsi dalam hal pengelolaan dan penggunaan keuangan negara.
”Saya juga perlu sampaikan agar setiap SKPD yang menggunakan anggaran daerah, tidak perlu lagi takut. Dengan adanya program Jaksa Samboritta ini, Kejaksaan tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum. Tapi kejaksaan hadir sebagai teman, sahabat yang bisa diajak duduk bersama-sama dalam mendorong pembangunan untuk kepentingan masyarakat,” kata Hidayatullah.
Menurutnya, jaksa bukanlah sosok yang harus ditakuti dan menyeramkan bagi SKPD dan pemerintah. Karena jaksa juga bisa hadir sebagai pendorong kemajuan dan pembangunan.
Menurut Hidayatullah, program Jaksa Samboritta merupakan momentum dan sejarah pertama kali di Indonesia. Sebab program ini mengajak pemerintah untuk duduk bersama dalam melakukan pengawalan terhadap penggunaan anggaran negara serta pencegahan terhadap korupsi.
Dia berharap agar setiap SKPD dan Pemkot Makassar menjadi contoh serta barometer membentuk satuan pencegahan dan pengawalan tindak pidana korupsi. Agar setiap SKPD yang melaksanakan pembangunan dan pelayanan ke masyarakat, bisa mengontrol tindakan praktik korupsi, utamanya praktik pungli kini lagi terjadi di masyarakat.
“Mari kita sama-sama melakukan pencegahan korupsi dan praktik pungli sejak dini. Melalui program Jaksa Samboritta ini, diharapkan bisa tercipta pembangunan yang bebas dari korupsi, seperti apa yang telah diamanatkan oleh Bapak Presiden,” tandasnya.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto memberikan apresiasi terhadap Harian BKM yang tidak pernah kering dengan ide-ide inovatifnya. Kehadiran program Jaksa Samboritta akan sangat membantu Pemkot Makassar dijajaran SKPD dalam pengelolaan anggaran untuk mencegah terjadinya korupsi. Apalagi, pemerintah pusat terus mengoptimalkan dan fokus menangani kasus korupsi, baik skala besar maupun pungli yang menjadi prioritas nasional untuk mengatasinya.
“Pemerintah kota dengan misi ke depan mereformasi pemerintahaan menuju pelayanan bebas korupsi, menjadi landasan untuk menjaga pengelolaan anggaran jauh lebih baik dan transparan,” kata Danny, sapaan akrab Wali Kota.
Menurutnya, praktik korupsi telah mengakar dan tidak bisa dibiarkan menjalar. Karena itu diperlukan reformasi dengan memberikan contoh yang jelas terkait hal-hal yang negatif dan berpotensit menimbulkan kerugian negara.
“Kehadiran Jaksa Samboritta salah satu sistem yang dapat mengakomodir serta memberikan fasilitasi untuk dapat mencegah sejak dini potensi terjadinya tindak pidana korupsi. Seperti dengan menkonsultasikan prosedur yang dapat kita lakukan, maupun yang berpotensi menimbulkan korupsi,” ujarnya. Dirut BKM, Mustawa Nur mengatakan, launching Jaksa Samboritta menjadi salah satu tonggak sejarah terbentuknya sinergitas antara kejaksaan dan Pemkot Makassar dalam menciptakan pembangunan dan pemerintahan yang bebas dari korupsi.
“Sedangkan Berita Kota hadir sebagai poros dan motor penggerak informasi dalam pencegahan korupsi, dengan menyajikan berita yang mendorong pembangunan, dengan menghadirkan good news di tengah persaingan media. Melalui program Jaksa Samboritta ini, BKM siap menjadi media terdepan dalam hal pencegahan tindak pidana korupsi,” kata Mustawa.
Dia berharap, program Jaksa Samboritta ini tidak hanya ada di Makassar. Tapi juga hadir di seluruh wilayah Sulsebar. “Berita Kota Makassar siap untuk itu,” tandasnya. (mat-arf/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top