Warga Ujung Terancam Abrasi – Berita Kota Makassar
Gojentakmapan

Warga Ujung Terancam Abrasi

BKM/KR KULLE TINJAU LOKASI -- Rombongan Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar meninjau lokasi kampung Ujung yang dilanda abrasi. Sejumlah pohon kelapa yang tumbuh di sekitar bibir pantai pada bertumbangan.

JENEPONTO, BKM — Hujan lebat yang mengguyur kabupaten Jeneponto khususnya di wilayah kampung Ujung, desa Bontoujung, kecamatan Taowang, telah menimbulkan abrasi pantai. Menyusul gelombang laut yang mengganas menerjang ke bibir pantai. Akibatnya, sejumlah pohon kelapa yang tumbuh di sepanjang bibir pantai jadi bertumbangan.
Kondisi ini mendorong warga setempat untuk mengadukan nasibnya kepada para wakilnya yang duduk di DPRD Jeneponto. Pada Rabu (26/10), puluhan orang dengan membawa spanduk mendatangi kantor DPRD Jeneponto di Jalan Pahlawan, Bontosunggu. Mereka menuntut dibangunkan tanggul pemecah ombak agar tidak mengancam jiwa mereka. Juga, agar kampung mereka tidak tenggelam.
”Saya heran fenomena alam. Karena baru kali ini terjadi kampung Ujung diterjang ombak tinggi. Sehingga timbul abrasi yang mengakibatkan tanah sekitar 70 meter tergerus. Sejumlah pohon kelapa bertumbangan karena dihantam ombak,” ujar koordinator lapangan, Rabanai Daeng Rangka saat memimpin aksi demo di gedung DPRD Jeneponto, Rabu (26/10).
Makanya, teriak Rabanai, agar dibangunkan tanggul pemecah ombak. Karena dikhawatirkan bukan saja pohon kelapa yang tumbang, tapi juga bisa mengancam jiwa warga yang bermukim di kampung Ujung yang berjumlah ratusan kepala keluarga.
Aksi demo warga ini mendapat tanggapan Bupati Jeneponto, Drs H Iksan Iskandar. Bupati langsung mendatangi kampung Ujung dengan membawa sejumlah kepala SKPD, di antaranya Kadis PUD Jeneponto, Abd Malik dan Kepala Bappeda, H Masri. Menurut Iksan Iskandar, pihaknya sangat prihatin melihat kondisi kampung Ujung dan sudah masuk skala prioritas APBD Pokok 2017 untuk mengurangi beban rakyat yang terancam jiwanya. Juga, kampung Ujung akan hilang akibat abrasi pantai. (krk/mir/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top