Sulselbar

Kadiv Keimigrasian: Imigrasi Bebas Pungli

PAREPARE, BKM– Kepal Divisi Keimgrasian, Kantor Wilayah Imigrasi, Sulsel Ramli MS mengklaim tak ada lagi pungutan liar di lingkup Imigrasi.
”Tak ada pungli disini,” ujar Ramli kepada sejumlah wartawan saat di kantor Imigrasi Kelas IIB Kota Parepare, Rabu (26/10).
Ramli berada di Parepare untuk mengecek langsung proses penerbitan pasport, di kantor itu pasca pemberitaan adanya indikasi pungli di jajarannya.
“Saya kira sudah menjadi komitmen pemerintah harus memberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat. Tidak ada lagi yang begitu-begitu (pungli),”tegas Ramli.
Bahkan, kata dia, pihaknya sudah memerintahkan kepada setiap unit untuk tidak lagi melakukan hal-hal yang melanggar ketentuan hukum.
Pihaknya juga telah membentuk tim dalam upaya mengatasi persoalan pungli di lingkungan imigrasi.
“Kita perintahkan ke setiap unit pelayanan agar menjaga, dan menghindari hal yang melanggar hukum. Masyarakat harus dilayani sesuai mekanisme,”katanya.
Untuk biaya pembuatan pasport baru, calon imigran harus mengeluarkan biaya sesuai dengan ketentuan, yakni Rp350.000.
“Kemudian warga harus menunggu tiga hari pasca pendaftaran untuk penerbitannya. Pembayarannya melalui bank. Jadi tidak ada lagi transaksi di kantor imigrasi,”jelas dia.
Dia pun meminta kepada seluruh pihak yang merasa tidak puas akan pelayanan lembaganya, supaya segera melaporkan ke kantor Imigrasi wilayah.
“Tolong informasikan ke kami kalau ada pungli. Ini bukan basa-basi, kita serius demi mencegah adanya penyimpangan yang dilakukan oleh oknum petugas imigrasi,”tandasnya.
Ditambahkan, selaku biro jasa juga diberi sanksi jika melakukan pungli.”Kami akan cabut izinya jika ada biro jasa nakal,”tegasnya. (smr/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top