Berita Kota Makassar | Jaksa ‘Samboritta’ Pilot Project Pencegahan Korupsi di SKPD
Headline

Jaksa ‘Samboritta’ Pilot Project Pencegahan Korupsi di SKPD

SATU lagi program terbaru yang digagas Harian Berita Kota Makassar, diberi nama Jaksa ‘’Samboritta’’. Sebelumnya, BKM sukses menggelar kegiatan mendorong kemajuan daerah, yakni Polisi Temanta, Makassar Bersihkan Lorong-lorongta (Mabello) Majukan Lorong (Majurong), Makassar Bebas Sampah (Mabasa), Makassar Lorong Inspirasi (Maroasi), Makassar Caradde Caradde na Lorong (Maccarong). Semua program tersebut berorientasi mendorong partisipasi masyarakat dalam satu bingkai komunikasi guna menjawab apa yang menjadi harapan semua pihak.
Mengapa diberi nama Jaksa ‘’Samboritta’’? Samboritta adalah bahasa gaul dalam dialek Makassar, yang artinya berteman. Berteman dalam bertindak untuk fokus mencegah munculnya potensi penyalahgunaan keuangan negara. Untuk mencegah agar tidak terjerat dalam tindak pidana korupsi, maka kejaksaan telah membentuk tim yang disebut Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Pusat dan Daerah (TP4D) Kejaksaan Republik Indonesia.
Hal itu diperkuat dengan surat Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : KEP-152/A/JA/10/2015 tanggal 01 Oktober 2015 dan Instruksi Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : INS-001/A/JA/10/2015 tanggal 05 Oktober 2015 tentang Pembentukan dan Pelaksanaan Tugas Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Pusat dan Daerah Kejaksaan Republik Indonesia.
T4PD inilah menjadi instrument penting untuk ‘mengerem’ kuasa pengguna anggaran agar tidak terjebak dalam tindak pidana korupsi. Caranya, Berita Kota Makassar mengemas secara teknis jurnalistik dalam satu rubrikasi harian. Rubrikasi ini menjadi bahan edukasi dan interaksi guna mendorong partisipasi masyarakat, sehingga pelayanan publik yang berbasis pada penggunaan keuangan negara tepat sasaran dengan menjunjung tinggi azas-azas pemerintahan hukum yang baik, yaitu azas transparansi.
Untuk mewujudkan pengelolaan anggaran negara dengan menerapkan prinsip transparansi, maka Berita Kota Makassar menggandeng 10 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Makassar sebagai pilot project dalam wujud kawasan percontohan pelayanan bebas korupsi.
Ke-10 SKPD kota Makassar. SKPD tersebut, masing-masing Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Badan Perizinan, Dinas Sosial, Infokom, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Kebersihan, Dinas Catatan Sipil, Dinas Tata Ruang dan Bangunan, serta Kecamatan Mariso.
Mengapa hanya 10 SKPD? Karena ke 10 SKPD tersebut paling sering bersentuhan dengan pelayanan warga, dan diharapkan bisa menjadi percontohan untuk menjadikan dirinya sebagai ‘’sambori’’ atau teman jaksa dalam mencegah penyalahgunaan keuangan negara. Dengan mengikuti program ini, maka para SKPD menemukan teknis pengelolaan keuangan negara yang dapat dicegah agar tidak tergiring dalam tindak pidana korupsi. Jika itu menjadi kenyataan, maka 10 SKPD dapat menularkan ke SKPD lain untuk ikut mencegah, sehingga membuka ruang terwujudnya pelayanan publik bebas korupsi.
Untuk itu, semua SKPD harus fokus. Fokus pada program unggulan yang bersentuhan langsung dengan warga. Program tersebut harus dipublikkan di halaman khusus Berita Kota Makassar terkait perencanaan program. Perencanaan inilah menjadi indikator dalam pelaksanaan lahirnya sebuah pemerintahan yang transparan dan akuntabilitas.
Dalam pelaksanaan inilah, maka TP4D melakukan langkah-langkah pencegahan. Pencegahan tersebut dikemas dengan kegiatan pendampingan, berdiskusi, melakukan penerangan hukum di SKPD yang menjadi kawasan percontohan.
Untuk memudahkan warga berinteraksi dalam pelaksanaan program, setiap SKPD diwajibkan memasang spanduk ’Anda Memasuki Kawasan Bebas Korupsi’ dengan memilih program uggulan. Spanduk tersebut terpasang nomor handphone Jaksa ‘’Samboritta’’ guna memudahkan warga ikut berpartisipasi dalam pencegahan korupsi. Juga dimuat tiap hari di Berita Kota Makassar . Spanduk tersebut harus dipasang di kantor SKPD pada titik yang mudah dipandang mata.
Tiga bulan program ini digelar, diharapkan dapat diikuti seluruh daerah dalam wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sulselbar. Semoga Jaksa Samboritta mampu memberi virus postif dalam mendorong kemajuan daerah. Salamakki. (***)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top