Rampas Pistol Polisi dan Coba Kabur, Dua Curanmor Ditembak – Berita Kota Makassar
Headline

Rampas Pistol Polisi dan Coba Kabur, Dua Curanmor Ditembak

MAKASSAR, BKM — Empat komplotan pencurian kendaraan motor bersama seorang penadahnya diciduk aparat tim gabungan Polsek Ujung Pandang dan Polsek Mariso, Selasa (25/10) malam. Mereka diamankan berdasarkan laporan korban bernama Ayub Ramdhani ke polisi.
Polisi dari Polsek Ujungpandang yang awalnya melakukan pengembangan kasus ini. Mereka kemudian berhasil meringkus tiga orang pelaku. Masing-masing Reza Pahlevi (21) dan Darlan (22), keduanya warga Jalan Nuri. Sedangkan Asrul alias Accunk (25), warga Jalan Nusa Indah Lorong 306 nomor 7G, Kabupaten Gowa. Ketiganya langsung digelandang ke Mapolsek Ujung Pandang untuk proses hukum selanjutnya.
Sempat terjadi ketegangan saat proses penangkapan berlangsung. Reza yang tengah berboncengan dengan rekannya coba dihentikan oleh petugas. Namun pelaku sempat melakukan perlawanan dari atas motor, dan berusaha melarikan diri. Kejar kejaran pun terjadi.
Polisi akhirnya berhasil menangkap Reza dan rekannya. Lagi-lagi Reza berulah. Ia sempat berusaha merampas senjata petugas. Beruntung, polisi yang memegang senjata dengan sigap langsung menghindar.
Berulang kali aparat meminta Reza untuk menghentikan ulahnya. Tapi tak digubris. Termasuk tiga kali tembakan peringatan dari polisi yang dilepaskan ke udara, juga diabaikan.
”Dorrr….” Timah panas mengenai kedua kaki Reza dalam waktu yang hampir bersamaan. Diapun tumbang berlumuran darah. Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara rekannya dilepas karena tidak ada kaitannya dengan kasus yang melibatkan Reza.
Usai melumpuhkan Reza, tim kemudian melakukan pengejaran terhadap dua rekannya, yakni Asrul dan Darlan. Keduanya diringkus di BTN Pelita Asri, Gowa tanpa perlawanan. Polisi kemudian membawa keduanya ke Mapolsek Ujung Pandang.
Usai menjalani pemeriksaan awal, Asrul dan Darlan kemudian dibawa ke Jalan Rajawali. Mereka diminta menunjukkan rumah yang biasa mereka jadikan tempat berkumpul sebelum melakukan aksi.
Saat itu keduanya nekat kabur dengan cara melompat dari atas mobil polisi. Tak ingin tangkapannya kabur, petugas langsung bertindak dengan memberikan tembakan peringatan. Tapi tidak digubris pelaku.
Mendengar pistol menyalak, Asrul langsung tiarap dan menyerahkan diri. Sementara Darlan tetap saja berusaha kabur. Terpaksa petugas menembaknya. Barulah dia berhenti berlari setelah satu butir peluru bersarang di kakinya. Darlan yang berlumuran darah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara.
Setelah berhasil menangkap ketiganya, tim khusus kembali melakukan penangkapan. Kali ini sasarannya adalah Alwi (26), warga Jalan Rajawali. Diapun berhasil ditangkap tanpa perlawanan di kediamannya.
Kepada polisi yang menginterogasinya, Alwi menyebut seorang ibu rumah tangga bernama Kamsuri (36) selaku penadah. Ia disebutkan tinggal di BTN Pelita Asri Blok K nomor 24, Kelurahan Je’ne Tallasa, Kecamatan Pallangga.
”Dia (Kamsuri) yang bisa beli kalau ada motor hasil curian,” ujar Alwi.
Tanpa menunggu lama, tim khusus Polsek Ujung Pandang selanjutnya melakukan penangkapan terhadap Kamsuri. Dihadapan polisi, dia mengakui perbuatannya.
”Motor itu saya terima dari seorang pria berpenampilan menarik, berambut cepak dan berbadan tegap, bertubuh kekar. Pria itu saya kenali dari seorang perempuan bernama Kartini. Kartini inilah yang membawa motor itu untuk dijual di Sinjai,” beber Kamsuri.
Kapolsek Ujung Pandang, AKP Ananda Fauzi Harahap menjelaskan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan terkait kasus ini. ”Pelaku dan penadahnya diduga masih memiliki jaringan lain. Ini yang masih kita dalami dan kembangkan,” ujarnya, kemarin.
Menurut Ananda, pengungkapan kasus ini bermula dari
dari laporan korban nomor LP/373/X/2016/Restabes Mks/Sektor UP tertanggal 25 Oktober 2016. Korban atas nama Muh Ayub Ramdani.
Dia melaporkan kehilangan sepeda motor merek Yamaha Mio warna hitam merah yang masih menggunakan plat putih bernomor DD 4422 XY. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top