Gojentakmapan

Pemuda Harus Jadi Benteng Penangkal Narkoba

BKM/KR KULLE ANTISIPASI NARKOBA -- Unsur Muspida Jeneponto dan kepemudaan foto bersama usai melakukan deklarasi PPAN dan BN. Lembaga ini dihadirkan untuk mengantisipasi beredarnya Narkoba di Bumi Turatea Gammara.

JENEPONTO, BKM — Kepolisian Resort (Polres) Jeneponto mendeklarasikan Pemuda Pelopor Anti Narkoba (PPAN) dan Bela Negara (BN)0. Acara ini mengambil tema ‘Melalui deklarasi PPAN dan BN kita wujudkan pemuda yang cerdas, kreatif dan berkarakter tanpa Narkoba. Kapolres Jeneponto, AKBP Joko Sumarno mengatakan, korban Narkoba yang meninggal dunia sebanyak 50 orang setiap hari.
Jika itu dikalikan 365 hari, berarti korban yang meninggal setiap tahun berjumlah 18.250 orang. Paling banyak korbannya adalah dari kalangan anak muda. Untuk itu, seharusnya pemuda Jeneponto menjadi benteng penangkal terhadap Narkoba dan berani mengatakan tidak pada Narkoba. Penandatanganan berita acara deklarasi masing-masing dilakukan AKB Joko Sumarno, Ketua PPAN dan BN, Pattahindi dan sekretarisnya, Sudirman Sappara.
Acara yang berlangsung di gedung Sipitangarri Bontosung, Jalan Landapase, Selasa (25/10), turut dihadiri Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar, Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) yang juga Wabup Jeneponto, H Mulyadi Mustamu, Ketua DPRD Jeneponto, Muh Kasmin, Sekkab, Muh Syarif, Kajari, Darmukit, Ketua PN, Sunaryanto Ketua KNPI Jenepontom Nurlewa Saad serta para pimpinan SKPD, camat, lurah dan desa serta puluhan anggota Ormas kepemudaan se kabupaten Jeneponto.
”Kalau semua pemuda Jeneponto bersatu mengatakan tidak pada Narkoba, kami berkeyakinan tidak ada lagi korban jiwa atau dijebloskan ke dalam sel tahanan akibat tersangkut Narkoba,” kata Kapolres.
Ketua BNK Jeneponto, H Mulyadi Mustamu, mengatakan, angka pengguna Narkoba tiap tahun semakin meningkat dan sudah merasuki berbagai tingkatan strata, baik dia gubernur, bupati, camat, lurah, desa, artis, pengusaha, anggota dewan, aparat penegak hukum, seperti oknum polisi, jaksa, pengadilan, dan oknum anggota TNI, seperti yang biasa diberitakan di televisi maupun dibaca di media cetak.
”Sungguh sangat memprihatinkan. Makanya perlu segera ditangkal. Terimakasih kepada Kapolres Jeneponto, AKBP Joko Sumarno atas ide briliannya mencetuskan gerakan anti Narkoba yang melibatkan pemuda. Semoga terbentuknya lembaga ini, maka Narkoba di Bumi Turatea Gammara tidak ada lagi,” tutur Mulyadi Mustamu.
Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar, mengatakan, pihaknya merasa resah adanya oknum yang menggunakan Narkoba yang sudah dikenal bahayanya, kalau bukan penjara, yah mati sia-sia. Maka dari itu, pemuda sebagai ujung tombak penangkal Narkoba, kalau ada sikat laporkan ke yang berwajib.
”Karena orang seperti itu tidak boleh merajalela di tengah kita. Karena dia pembawa racun,” jelas Iksan Iskandar. (krk/mir/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top