Sulselbar

Pemerintah Evaluasi Desa

MAMUJU, BKM — Tersisa kurang lebih dua bulan, pemerintah daerah menjalankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2016. Durasi tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Mamuju melakukan evaluasi terhadap target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2016 di setiap kecamatan.
Wakil Bupati Mamuju, H Irwan SP Pababari menjelaskan, evaluasi yang dilakukan lebih fokus pada Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebagai salah satu sektor penunjang PAD yang per september 2016 masih terbilang jauh dari target.
”Untuk menggenjot capaian PAD, saya lakukan kunjungan kerja di setiap kecamatan supaya PAD ini terealisasikan 100 persen. Di sisi lain, ini juga sekaligus sebagai upaya untuk pemutakhiran data wajib pajak di desa. Sehingga lebih efektif dalam pemungutan pajak,” terang Irwan usai rapat yang berlangsung di kantor kecamatan Papalang, Senin (24/10).
Terkait data wajib pajak, Kepala Desa Bonda, Muh Aksan, selaku desa dengan tunggakan PBB tertinggi di kecamatan Papalang menyebutkan, terdapat Surat Pemberitahuan Pajak Tertuang (SPPT) dengan kepemilikan ganda yang memang perlu dievaluasi kembali. Selain itu, juga terdapat sebagian lahan wajib pajak di desanya yang terkena abrasi pantai, sehingga masyarakat enggan membayar. Hal tersebut yang kemudian menjadi penyebab tingginya tunggakan pajak di desa Bonda.
Sementara itu, minimnya capaian target PBB di penghujung tahun 2016, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (dispenda) Mamuju, Yusri Muis menduga adanya ketidakpahaman tentang pajak oleh masayarakat. Dari itu, evaluasi yang dilakukan tersebut dianggap penting untuk membangun komunikasi dengan masyarakat juga kepala desa. (ala/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top