Agar tidak Monoton, Pernah Arisan di Bali – Berita Kota Makassar
Headline

Agar tidak Monoton, Pernah Arisan di Bali

BAGI klub Pasolle, arisan bukan sekadar ajang untuk kumpul dan bicara lepas. Intinya, arisan dibentuk agar sesama anggotanya punya jadwal ketemu setiap bulannya untuk bisa saling berbagi dan bertukar fikiran maupun berbagi informasi.

Laporan: Rahmawati Amri

IKHWAL kenapa klub arisan ibu-ibu modis itu dinamakan Pasolle, karena seluruh anggotanya punya kesamaan hobi, yakni jalan atau travelling. Secara harfiah, orang yang suka jalan dalam bahasa Makassar dan Bugis disebut Pasolle.
“Itulah awal mula klub arisan kami dinamakan Pasolle,” ungkap salah seorang anggotanya, Hermina.
Makanya, setiap tiba hari H pelaksanaan arisan, jika punya cukup waktu, mereka usahakan menggelar di luar kota. Seperti di Bali. Pernah juga di Bili-bili.
Agar arisan yang mereka bentuk tidak monoton, para pesertanya selalu membuat pertemuan yang menyenangkan dengan berbagai tema.
Seperti waktu arisan di Bali misalnya. Mereka secara khusus membuat baju kaos seragam untuk dikenakan bersama.
“Agar terlihat kekeluargaan dan kebersamaan kita semakin kental. Setiap arisan selalu ada drees codenya. Misalnya bulan depan kita akan pakai batik,” ungkap peserta arisan lainnya, Fitrizki Utami.
Mereka menetapkan tanggal 29 setiap bulannya sebagai ajang kumpul-kumpul dan arisan. Namun, tetap fleksibel disesuaikan dengan waktu luang masing-masing.
Kendati anggota Pasolle boleh dibilang bagian dari sosialita di kota ini, namun ajang kumpul-kumpul mereka jauh dari kesan glamour. Mereka lebih santai dan tidak jaim. Tak ada adu gengsi.
Sesama anggota sudah saling mengenal karakter masing-masing. Semangat kekeluargaan diantara mereka sangat kental. Setiap anggota arisan punya nama unik sesuai dengan karakter masing-masing.
Yang paling dituakan dan dianggap sebagai kakak adalah Ira Yusuf. Ada yang disebut miss kepribadian, dan lainnya.
“Kami itu berbagai karakter, tapi tetap kompak dan menjaga kebersamaan. Kami itu pelangi-pelangi. Rainbow, banyak warna tapi tetap satu,” jelasnya.
Banyak rencana-rencana menarik yang mereka gagas untuk mengisi jadwal arisan mereka. Termasuk melakukan agenda atau kegiatan sosial.
“Kita itu arahnya, bagaimana bisa memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkas Sherly, istri Ketua DPRD Makassar. (*/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top