Berita Kota Makassar | Tim Hukum Kaji Dugaan Penjualan Tanah Negara
Headline

Tim Hukum Kaji Dugaan Penjualan Tanah Negara

MAKASSAR, BKM — Menyikapi proses hukum yang tengah berlangsung di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel terkait dugaan penjualan tanah negara di Desa Laikang, Kecamatan Mangngarabombang, Bupati Takalar, H Burhanuddin Baharuddin mengambil langkah-langkah. Salah satunya menyerahkan kasus ini kepada tim hukum yang kemudian akan mengkaji secara sistematis kasus tersebut.
”Kami selaku koordinator tim media Bupati Takalar, H Burhanuddin Baharuddin menyerahkan sepenuhnya ke tim hukum untuk dilakukan pengkajian,” kata Nawir Lallo didampingi Baso DN di posko induk pemenangan pasangan Burhanuddin aharuddin-Natsir Ibrahim di Takalar, Selasa (25/10).
Dijelaskan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Takalar ini, kehadiran Burhanuddin beberapa hari lalu di kantor Kejati guna memenuhi undangan tim penyidik untuk memberi keterangan terkait kasus yang tengah diproses.
“Beliau memenuhi undangan Kejati beberapa hari lalu dalam rangka memberi klarifikasi perihal dugaan penjualan tanah negara, bukan sebagai saksi,” tambah Nawir.
Sebelumnya, Kejati Sulsel telah meningkatkan ke tahap penyidikan untuk tiga tersangka kasus tersebut. Masing-masing Kepala Desa Laikang, Sila Laidi dan Sekdes, Andi Sose serta Camat Mangarabombang, M Noer Uthary.
Sedangkan untuk Bupati Kabupaten Takalar yang juga disebut-sebut ada keterlibatan dalam kasus ini, belum pernah ditetapkan sebagai tersangka. Ia masih berstatus sebagi saksi dalam tahap penyelidikan.
Asisten Intelijen Kejati Sulsel, Marang yang ditemui di ruang kerjanya, kemarin menjelaskan, berdasarkan hasil ekspos yang dilakukan pekan lalu, tiga tersangka tersebut statusnya telah ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.
“Kalau bupatinya, dari hasil ekspos kemarin masih dalam proses penyelidikan,” tandasnya.
Untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka, apalagi dia seorang kepala daerah, kata Marang, harus melalui pertimbangan pimpinan. Selain itu, juga harus didukung dengan minimal dua alat bukti yang cukup.
Menurut Marang, Burhanuddin bisa saja dan tidak menutup kemungkinan dijadikan sebagai tersangka. Namun tetap menunggu apa hasil ekspos. ”Semua tergantung pertimbangan dan keputusan pimpinan,” pungkasnya. (ira-mat/rus/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top