Sulselbar

Musim Hujan, Air PDAM Ngadat

BARRU, BKM — Warga Kota Barru kembali mengeluhkan distribusi air PDAM yang sudah tiga hari. Sejak Sabtu-Senin tidak mengalir. Padahal saat ini sedang musim hujan dan sumber air di Waesai dan Batubessi cukup memadai dalam menyediakan air.
Salah seorang Warga Nhani mengaku resah karena di wilayahnya di Lembae sudah tiga hari tidak menikmati air bersih dari PDAM. Harapan kami hanya air dari PDAM yang selama ini dikenal memperoleh sumber air dari Waesai dapat membantu warga disini . Air sumur di Lembae terasa asin karena dekat dengan pantai.
“Mestinya pihak PDAM bertindak cepat. Kondisi air PDAM sudah tiga jari macet lalu kenapa belum ada langkah cepat dari perusahaan tersebut untuk mengatasi masalah ini,” ujar Nhani.
Direktur Utama PDAM Barru Andi Hamzah Mattanete yang dihubungi Senin (24/10) beralasan penghambat sehingga aliran air ke rumah pelanggan tidak mengalir karena ada pipa induk yang mengalami pecah sepanjang tiga meter di Kampung Jalanru Kecamatan Tanete Riaja.
“Kami sudah melakukan pengechekan di lapangan dan sekarang kita belikan pipa dan saat ini sedang dalam perjalanan dari Makassar,” uar Andi Hamzah.
Dia menambahkan jika pipa induk yang pecah di wilayah Jalanru. Akibat dari pipa utama sebesar 10 inci itu pecah. Karena faktor umur dari pipa yang belum pernah diganti. “Langkah yang kami lakukan untuk mengatasi masalah ini adalah melakukan penggantian pipa yang pecah. Pipa induk itu sedang dalam perjalanan dari Makassar,” kelitnya. (udi/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top