Sulselbar

Cakka: Kades Jangan Sampai Terjebak

BKM/IRWAN MUSA LAUNCHING -- Bupati Luwu Andi Mudzakkar saat membuka launcing Klinik Keuangan Desa digagas Kepala DPKAD Luwu Moh Arsyal Arsyad

LUWU, BKM — Bupati Luwu Andi Mudzakkar mengingatkan kepada para Kepala Desa (Kades) agar tidak terjebak pada persoalan hukum dalam hal penggunaan anggaran daa desa.
Hal ini disampaikan Cakka saat meresmikan Klinik Keuangan Desa Selasa (25/) di Ruang Andi Kambo Pemkab Luwu. Launching dirangkai sosialisasi Taks Amnesti dihadiri Kepala Kantor KPP Pratama Palopo Ahmad Fudoli, Wabup Luwu Amru Saher, Sekkab Syaiful Alam dan Kabag Ops Herman Palar mewakil Kapolres Luwu.
Kepala DPKAD Luwu, Muh Arsyal Arsyad menyebut pengelolaan keuangan desa merupakan faktor penting dalam mengelola dana desa. Namun dalam proses pengelolaan keuangan Desa masih terdapat kekuarangan pelaporan administrasi keuangan untuk itu pihak DPKAD Luwu berupaya maksimal menghadirkan Klinik Keuangan Desa.
“Penyusunan APBD Desa, SPJ dan berbagai kegiatan desa masih butuh bimbingan DPKA D sehingga dana desa tepat sasaran sesuai dengan peruntukkanya ,”ujarnya kemarin.
Klinik keuangan desa diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengelola keuangan desa dan meningkatkan akuntabilatas dana desa
Bupati menegaskan Klinik Keuangan Desa dan sosialisasi task Amnesti merupakan niat yang baik namun dalam proses pelaksanaannya butuh ketekunan terkait pengelolaan dana desa.
“Memang program pemerintah pusat saat ini lebih fokus ke desa adanya program Rp 1 milyar perdesa tentu membutuhkan rekrumen aparat yang harus memenuhi unsur keterwakilan masyarakat,” paparnya. (wan/


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top