Legislator PPP Perjuangkan Tanggul – Berita Kota Makassar
Politik

Legislator PPP Perjuangkan Tanggul

BKM/ALPIAN Andi Endy B Shin Go

POLITISI Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang tercatat sebagai anggota Komisi III DPRD Luwu Timur, Andi Endy B Shin Go mempertanyakan kebijakan program yang dilakukan Distarkim Lutim. Soalnya, dinas tersebut telah membatalkan 4 paket proyek fisik tanpa ada pemberitahuan ke dewan, padahal kegiatan itu telah dianggarkan dalam APBD Pokok 2016. “Ada 4 kegiatan yang sebelumnya sudah disetujui dan ditetapkan untuk dilaksanakan, tapi dibatalkan tanpa ada pemberitahuan ke DPRD,” ungkap Endi.
Menurutnya, informasi pembatalan proyek itu baru diketahui setelah ada warga yang mempertanyakan berdasarkan daftar rencana kegiatan APBD-P 2016 pada agenda reses DPRD. “Empat kegiatan fisik yang dibatalkan yakni penataan lapangan Andi Nyiwi, penataan PKL pinggir Sungai Malili, rehab drainase dalam kota lama Malili dan rehab dan lanjutan pembangunan tanggul batu merah. Total keseluruhan anggaran sekitar Rp2,5 Milyar,”ungkapnya.
Kegiatan itu, kata Endy, sangat dibutuhkan masyarakat melalui proses Musrembang dan proses pembahasan yang cukup panjang sebelum ditetapkan Pemkab bersama dewan. Pembenahan tanggul batu merah sewaktu-waktu bisa menjadi bencana sebab beberapa titik sudah mengalami keretakan. Begitu pula Drainase dalam kota lama Malili yang rusak dan tersumbat sebagai penyebab terjadinya genangan air dijalan. “Titik-titik tersebut telah kami tinjau bersama staf Dinas Tarkim, Lurah Malili, serta perwakilan masyarakat Malili pada tahun 2015 yang lalu setelah kegiatan Musrembang Kelurahan Malili, sehingga pihaknya sangat bingung apa penyebabnya kegiatan tersebut dibatalkan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, jika pembatalan tersebut disebabkan karena kondisi keuangan daerah, tentu DPRD juga dapat memaklumi hanya saja koordinasi dari Dinas terkait harus ada agar dapat dilihat kembali seluruh kegiatan sesuai skala prioritasnya. Apalagi kegiatan ini sudah disosialisasikan.(alp/rif/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top