Berita Kota Makassar | Dua Keinginan Anak Lumpuh Layu Ini Akhirnya Terwujud
Headline

Dua Keinginan Anak Lumpuh Layu Ini Akhirnya Terwujud

MAKASSAR, BKM — Nama anak ini Rengga (14). Ia sudah lama menderita penyakit lumpuh layu. Ada dua keinginan yang paling diimpikannya, yaitu disunat (dikhitan) dan bisa mendapatkan kursi roda.
Apa yang diinginkannya bocah dari Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto itupun akhirnya terwujud. Ia bisa disunat secara gratis di kantor Klinik Pacica yang berlokasi di Gedung Graha Pena Lantai I Makassar, Jumat (21/10) siang. Selain itu, Rengga mendapatkan pula kursi roda, juga gratis.
Ibunda Rengga, Alfrida yang mendampingi putranya saat berada di Graha Pena, menuturkan anaknya mengalami lumpuh layu sejak berusia tujuh tahun. Karena kondisi ekonomi yang kurang mampu, membuat keluarga ini tak bisa berbuat banyak untuk membiayai pengobatan dan kebutuhan Rengga selama ini.
Di saat usianya memasuki 14 tahun, Rengga menyampaikan keinginannya untuk bisa disunat dan mendapatkan kursi roda gratis. Tapi apa daya, dengan kondisi ekonomi yang serba sulit membuat semuanya tak kunjung terwujud.
Didampingi Komunitas Sahabat Ilalang, Rengga didampingi ibunya dan keluarga lainnya berangkat dari Jeneponto menuju Graha Pena Fajar Makassar untuk khitan di Pacica.
”Itumi dua cita-citanya kodong. Mau disunat dan memiliki kursi roda,” ujar Alfrida.
Staf Klinik Pacica, Nur Fauziah Latif mengatakan pihaknya mendapatkan informasi terkait Rengga dari penanggung jawab Komunitas Sahabat Ilalang, Abd Fajar.
”Info soal Rengga ini dari Pak Fajar. Katanya Klinik Pacica memang memiliki program sedekah Sunat Dhuafa dan semuanya gratis. Mulai dari tindakan hingga kontrol sampai sembuh,” ujar Uchi.
Atas dasar informasi inilah, tepat pada Jumat (21/10), impian Rengga untuk khitan terealisasi. Selain itu Rengga juga mendapat bantuan kursi roda dari Dompet Dhuafa Sulsel yang diwakili Nasrullah, Bagian Program.
”Adik Rengga juga mendapat bantuan dari Bapak Kahono, salah satu orang tua pasien di Pacica,” ujar Direktur Klinik Pacica, dr Zainal didampingi stafnya Nur Fauziah Latif. (ila)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top