Bazar Mahasiswa UIT Diserang, Satu Ditikam – Berita Kota Makassar
Headline

Bazar Mahasiswa UIT Diserang, Satu Ditikam

MAKASSAR, BKM — Suasana di Warung Kopi (Warkop) 27 Jalan Sultan Alauddin yang semula tenang, tiba-tiba gaduh. Sekelompok pemuda melakukan aksi penyerangan terhadap mahasiswa Universitas Indonesia Timur (UIT) yang tengah menggelar bazar di tempat tersebut.
Dalam peristiwa yang berlangsung, Minggu dinihari (23/10) pukul 01.00 Wita, seorang pelaku penyerangan terkena tikaman. Saat beraksi, kelompok penyerang menggunakan busur dan anak panah.
Zulkifli, salah seorang mahasiswa UIT Fakultas Ekonomi mengaku melihat kejadian tersebut. Ketika bazar berlangsung, tiba-tiba saja sekelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor langsung melakukan penyerangan. Bukan hanya di lantai satu, pelaku menyerang hingga naik ke lantai dua.
Namun nahas, satu dari pelaku penyerangan berhasil ditangkap bersama satu unit motor yang dikendarainya. Ia selanjutnya diserahkan ke petugas kepolisian yang datang ke lokasi kejadian beberapa saat kemudian.
Dalam kejadian ini, seorang pemuda bernama Sudirman (21), warga Perumahan BTP Blok AB yang diduga pelaku penyerangan, terpaksa dilarikan ke ruang UGD Rumah Sakit Bhayangkara. Ia mengalami luka tikaman di bagian punggung sebelah kiri dan perut bagian kanan.
Belakangan diketahui jika Sudirman merupakan mahasiswa UIT Fakultas Ekonomi semester lima.
Ditemui di RS Bhayangkara, Sudirman mengatakan, keributan tiba-tiba saja terjadi ketika dirinya bersama beberapa orang rekannya datang ke warkop tempat dilaksanakannya bazar.
”Saya tidak tahu pasti apa penyebabnya. Waktu kejadian saya terkena tikaman. Saya kenal orang yang menikam saya,” ujarnya sambil menahan sakit.
Tim Resmob Polda Sulsel yang dipimpin Kanit, AKP Muchammad Yunus Saputra tiba di lokasi kejadian bersama personel Polsek Tamalate dan Rappocini. Mereka langsung melakukan pengamanan dan berhasil meredam pertikaian kedua kubu. Selain mengamankan seorang yang diduga pelaku, polisi juga membawa dua unit motor ke Mapolsek Rappocini.
Akibat kejadian ini, terjadi kerusakan di Warkop 27. Diantaranya kaca pecah dan perabot rusak berantakan.
Kanit Resmob Ditreskrim Polda Sulsel, AKP Mochammad Yunus Saputra yang ditemui di RS Bhayangkara, mengaku pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi terkait kasus penyerangan di Warkop 27. Termasuk melakukan penyelidikan terkait penikaman salah seorang yang diduga ikut menyerang.
“Saat turun ke lokasi, kami lansung melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan terduga pelaku. Selain itu, kita juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa anak panah dan batu,” terang Moch Yunus.
Hal senada disampaikan Kapolsek Tamalate, Kompol Amrim AT. Menurut dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait insiden keributan di Warkop 27.
”Saat pelaku menyerang, penyelenggara bazar melakukan perlawanan hingga terjadi keributan. Saat berhasil dipukul mundur oleh penyelenggaran bazar, salah seorang dari kelompok penyerang ketinggalan. Itu karena motor yang dipakainya tidak bisa bunyi. Disitulah seorang rekan pelaku lainnya menjadi sasaran penikaman,” jelas Amrin.
Dari proses penyelidikan yang dilakukan, tambah perwira satu bunga melati di pundaknya ini, pelaku penyerangan telah terindentifikasi. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top