Sulselbar

Warga Keluhkan Air PDAM

SIDRAP, BKM — Air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sidrap mulai dikeluhkan warga Kecamatan Tellu Limpoe. Pasalnya, sejak sebulan terakhir ini airnya mulai keruh dan berwana kekuning-kuningan. Akibatnya, air tidak bisa dikonsumsi.
Sejumlah warga Rabu, (19/10) mengeluhkan kondisi ini. La Pajji warga setempat mengaku, kondisi air yang keruh seolah bercampur lumpur selama sebulan ini.
Ia menyebutkan, kotornya air PDAM itu saat ini belum bisa belum bisa dipergunakan untuk air minum atau pun memasak. “Air PDAM ini hanya kita gunakan untuk mandi dan mencuci. Karena airnya seperti air irigasi terpaksa kalau memasak menggunakan air galon,” ucapnya.
Warga lainnya mengaku, telah mencopot air PDAM dengan menggantikan sumur bor. “Ia dek, karena selama ini air PDAM keruh, makanya saya ganti dengan sumur bor,” tandasnya.
Direktur PDAM Sidrap, Mustafa Hasbar mengakui, bahwa keruhnya air PDAM di Amparita Kecamatan Tellu Limpoe itu diakibatkan oleh pembangunan air baku IKK Lakessi yang berlokasi disekitar daerah itu.
“Kami mohon maaf atas ketidakpuasan konsumen dengan keruhnya air PDAM. Saya mengimbau kepada masyarakat agar tetap bersabar, pembangunan air baku saat ini sudah 75 persen dan akan rampung pada November mendatang, maka air PDAM akan kembali jernih,” ungkapnya.
Seperti diketahui, konsumen air PDAM di Kecamatan Tellu Limpoe yang sekitar 1.100 pelanggan saat ini membutuhkan air bersih untuk keperluan sehari-hari. (ady/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top