Headline

Kuningkan Bone, Pemanasan NH Jelang Pilgub

WATAMPONE, BKM — Ribuan pengurus, kader dan simpatisan Partai Golkar tumpah di Watampone, ibu kota Kabupaten Bone, Jumat (21/10). Di kampung kelahiran Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) itu, Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, Setya Novanto (Setnov) menyuarakan partainya menjadi pemenang pemilu 2019 nanti.
Setnov hadir sekaligus membuka pelaksanaan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) yang dipusatkan di Lapangan Merdeka, Watampone. “Ini kampung Bapak Jusuf Kalla. Kita akan memulai kemenangan pemilu mendatang di Tanah Bone,” ujar Setnov.
Dalam Rapimda, Setnov yang didampingi Sekjen DPP Golkar, Idrus Marham dan Ketua Harian DPP Golkar yang juga Plt Ketua Golkar Sulsel, HAM Nurdin Halid (NH) mengharapkan terjadinya rekonsiliasi dan konsolidasi yang dapat menghasilkan strategi serta pengaruh besar untuk kemenangan Partai Golkar ke depan.
Diketahui, Bone adalah salah satu daerah di Sulsel yang memiliki luas wilayah dan penduduk yang cukup besar. Itulah salah satu alasan kemenangan Partai Golkar di daerah ini.
Tak hanya itu, Golkar juga menyuarakan dukungannya kepada Presiden Joko Widodo. Deklarasi untuk pemenangan Golkar dibacakan langsung Ketua Golkar Soppeng, Andi Kaswadi Razak dihadapan para ketua Golkar yang didominasi para bupati dan mantan bupati.
Forum Rapimda ini juga disebut-sebut menjadi pemanasan bagi Nurdin Halid sebelum memutuskan apakah maju di pemilihan gubernur (Pilgub) Sulsel atau tidak.
Pemerhati politik dari Indeks Politika Indonesia (IPI), Suwadi Idris Amir menilai, menguningkan Bone bisa saja sebagai bentuk pemanasan untuk mendapatkan respons yang positif dari kader maupun masyarakat. “Bisa saja ini merupakan pemanasan bagi Pak Nurdin sebelum memutuskan apakah maju di Pilgub atau tidak,” ujar Suwadi, Jumat (21/10).
Akademisi yang juga pengamat politik, Saifuddin Al Mugni mengatakan, deklarasi Golkar untuk pemenangan Jokowi 2019 mendatang kurang tepat. “Saya justru berpikir Golkar itu partai besar. Punya pengalaman bertarung. Dengan deklarasi itu justru Golkar sudah tidak percaya diri sebagai partai besar,” jelasnya.
Sejumlah kepala daerah dan mantan kepala daerah hadir dalam Rapimda ini. Diantaranya Adnan Purichta Ichsan dari Gowa, Burhanuddin Unru, Taufan Pawe, Andi Mudzakkar, Andi Kaswadi Razak, Syamsuddin Hamid, Andi Fahsar Pajalangi, Natsir Ibrahim, Andi Hatta Marakarma, Arifin Junaedi, Syahrir Wahab, Andi Massalinri Latif dan lainnya.
Sementara itu, mantan Ketua Golkar Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) terkesan terganggu dengan sejumlah keputusan ataupun langkah politik yang dilakukan Ketua Golkar Sulsel transisi, HAM Nurdin Halid.
Usai mengganti SYL sebagai ketua Golkar Sulsel, NH bersiap melakukan aksi bersih-bersih pada sejumlah kader loyalis SYL. Utamanya yang tidak ingin sejalan dengan langkah yang akan dilakukan NH.
Salah satu bentuk keseriusan NH dengan mengharuskan setiap pengurus menandatangani pakta intergritas. Padahal itu berlaku untuk pendatang baru, bukan pengurus lama.
Tak hanya itu, SYL dan NH terlibat unjuk kekuatan pada 30 Oktober mendatang. SYL dengan FKPPInya menggelar jalan santai, sementara NH dengan Golkarnya juga menggelar jalan sehat.
Pengamat politik, Dr Firdaus Muhammad, menilai manuver NH terkesan mengganggu ketokohan SYL, karena NH berupaya membangun kekuatan politik di internal Golkar usai SYL dilengserkan.
Sementara pemerhati politik dari Citra Komunikasi (Cikom), sebuah lembaga di bawah payung PT Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Wiliady mengemukakan, baik SYL maupun NH akan terlihat adu kreatif pada tanggal 30 Oktober mendatang. “Popularitas dan elektabilitas akan dipertontonkan di Makassar,” ujar Wiliady kemarin.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang batal menjemput ketua umum DPP Golkar, Setya Novanto bersama rombongan yang akan membuka acara Rapimda di Kabupaten Bone.
Usai menerima Komisi IX DPR RI di ruang rapat pimpinan, Jumat (21/10), Agus baru bertolak ke Bone. Orang nomor dua di Sulsel itu terpaksa melaksanakan salat Jumat di Kabupaten Maros.
Tak ada agenda penjemputan Ketua Umum Golkar, Setya Novanto dalam agenda Agus karena kedatangan ketua partai beringin rindang itu bertetapan dengan agenda Wagub menerima anggota DPR RI Komisi IX.
Agus ke Bone didampingi sejumlah pengurus International Offroad Federation (IOF). Sekitar 20 mobil offroad mengiringi perjalanan DD 2 ke Kabupaten Bone. (rif-rhm/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top