Dua Pejabat Daerah Ikut Lelang Jabatan – Berita Kota Makassar
Metro

Dua Pejabat Daerah Ikut Lelang Jabatan

MAKASSAR, BKM– Pelaksanaan lelang jabatan pejabat eselon II Pemerintah Kota Makassar ternyata tidak hanya diminati oleh pejabat di lingkup Pemkot Makassar, tetapi juga diminati oleh pejabat di kabupaten.

Di hari terakhir pendaftaran lelang jabatan, Jumat (21/10), Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Makassar telah menerima 52 berkas pendaftaran yang dimasukkan oleh calon pejabat eselon II. Dari 52 berkas tersebut terdapat dua pejabat daerah yang turut mendaftar yakni Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Enrekang, Benny Mansyur dan Kepala Bagian Kerjasama Pemerintah Kabupaten Wajo, Nurhamsah Kadir.
Pendaftaran lelang jabatan telah berlangsung selama 15 hari, dimulai sejak 7 hingga 21 Oktober.
“Pendaftaran lelang jabatan berakhir 21 Oktober, (kemarin) pukul 12:00 wita. kebanyakan pendaftarnya dari pejabat Pemkot dan ada dua pejabat daerah yang juga ikut lelang,” kata Sekretaris BKD Makassar, Basri Rakhman.
Kata Basri, para pendaftar yang telah memasukkan berkas pendaftaran selanjutnya akan mengikuti asesmen atau tes tulis oleh tim asesor Pusat Penilaian Kompetensi ASN, di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar di Jalan Paccerakkang (Daya) pada tanggal 24 November yang dimulai pukul 08:00 Wita sampai pukul 17:00 Wita.
“Jadi yang harus dipersiapkan oleh peserta itu buku, pulpen, pensil dan tentunya adalah kondisi fisik. Tes nantinya dilakukan selama seminggu yang dilakukan oleh sembilan asesor pusat,” jelasnya.
Terkait honor, Basri menambahkan, honor yang diberikan kepada asesor setara dengan honor pejabat eselon III, yang ditaksir mencapai Rp900 ribu per jam.
“Kami sudah membentuk tujuh pansel yang tergabung dari unsur internal dan eksternal pemkot. Selain itu, pelaksanaan lelang ini juga melibatkan sembilan asesor dari pusat. Untuk itu kami telah mengusulkan anggaran honor lelang jabatan terbuka eselon II pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2016,” kata Basri.(arf)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top