Headline

Terima Rp440 Juta, Eks Camat Tamalate Divonis Empat Tahun

MAKASSAR, BKM — Persidangan kasus korupsi pembebasan lahan Stadion Barombong mencapai puncaknya, Kamis (20/10). Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar akhirnya menjatuhkan hukuman pidana empat tahun penjara terhadap eks Camat Tamalate, Ferdi A Amin.
Selain itu, ia juga dibebani pembayaran denda Rp200 juta, atau diganti dengan satu bulan kurungan. Ferdi A Amin selaku anggota tim teknik pembebasan lahan dinyatakan terbukti melanggar pasal 12 huruf e Undang-undang Tipikor tahun 2001.
“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi,” tegas Ketua Majelis Hakim, Andi Cakra Alam di Pengadilan Tipikor Makassar, kemarin.
Terdakwa terbukti telah menerima gratifikasi atas pembebasan lahan Stadion Barombong. Hanya saja tidak terbukti melanggar pasal 2 dan 3 Undang-undang Tipikor, yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Andi Cakra menyebutkan, terdakwa terbukti telah menerima uang gratifikasi sebesar Rp440 juta sebagai kompensasi pembayaran lahan yang akan dibebaskan.
Sebelumnya, Ferdi bersama dua terdakwa lainnya dituntut hukuman pidana 1 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp50 juta, subsider enam bulan kurungan. Ketiganya dijerat melanggar pasal 3 Undang-undang Tipikor.
Dua terdakwa lainnya, yakni mantan Lurah Barombong, Andi Ilham dan mantan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tamalate, Firnandar, oleh Ketua Majelis Hakim dinyatakan tidak terbukti bersalah dalam kasus tersebut. “Terdakwa tidak terbukti bersalah dan harus dibebaskan dari dakwaan primer dan subsidaer,” kata Andi Cakra Alam.
Hakim juga membebaskan kedua terdakwa dari segala dakwaan dan memulihkan dari segala nama baiknya.
Mendengar vonis yang disampaikan hakim, Ferdi A Amin terlihat kaget. Wajahnya tiba-tiba pucat. Sedangkan teradakwa Firnandar Sabara yang divonis bebas oleh hakim langsung mengeluarkan air mata pertanda haru.
Kuasa hukum Ferdi Amin, Farid menyatakan pihaknya akan melakukan upaya banding atas putusan hakim tersebut. “Kemungkinan secepatnya kita akan melakukan upaya banding,” ujarnya singkat.
Sedangkan Imawati selaku JPU, mengaku masih akan pikir-pikir untuk melakukan upaya kasasi atas vonis bebas hakim terhadap dua terdakwa. “Kita masih pikir-pikir. Nanti kita akan koordinasikan dengan pimpinan, apakah akan melakukan upaya kasasi atau tidak,” pungkasnya. (mat/rus)


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top