Paripurna Dewan Molor Satu Jam – Berita Kota Makassar
Gojentakmapan

Paripurna Dewan Molor Satu Jam

MAROS, BKM — Rapat paripurna DPRD kabupaten Maros molor hingga satu jam dari jadwal semula. Seharusnya rapat paripurna berdasarkan undangan yang beredar pukul 09.30 wita, namun baru mulai pada pukul 10.30 wita. Paripurna mengagendakan pemandangan umum fraksi terjadap dua buah rancangan peraturan daerah (Ranperda).
Hal ini terjadi karena beberapa anggota dewan terlambat datang. Sehingga paripurna harus menunggu hingga peserta paripurna quorum. Ketua DPRD Maros, AS Chaidir Syam juga tak hadir karena menghadiri peringatan HUT Ke-347 Sulsel di Hotel Clarion dan seluruh fraksi Hanura dengan alasan izin karena kegiatan partai.
”Karena sudah quorum yakni 20 orang dari 35 anggota DPRD, kita mulai paripurna. Yang hadir fraksi PAN empat orang dari 10 anggota, Golkar tiga orang dari 4 anggota, Gerindra 4 dari 4 anggota, Hanura izin, Demokrat 1 orang dari 3 anggota, Umat Bersatu 5 orang dari 6 anggota serta Nasdem Kebangkitan Perjuangan tiga orang dari 5 anggota,” ujar Wakil Ketua DPRD Maros, H Rusli Rasyid yang memimpin rapat paripurna di ruang Baruga A kantor bupati Maros, Rabu (19/10).
Andi Welly dan Akbar Endra datang terlambat. Mereka tiba diruang rapat paripurna setelah juru bicara Fraksi PAN dan Nasdem Kebangkitan Perjuangan Fitriani membacakan pemandangan umum. Beberapa dewan yang tidak hadir, yakni Amri Yusuf, Patarai Amir, Ikram Rahim, Andi Rijal Abdullah, Havid S Pasha, dan Hj Andi Welly.
Sementara Ketua Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maros menyoroti kehadiran anggota DPRD Maros dalam rapat paripurna tersebut. Pasalnya, dari 35 jumlah anggota DPRD yang hadir hanya sekitar 20 orang. ”Kami sangat menyayangkan ketidakhadiran anggota DPRD dalam rapat Paripurna ini. Apalagi yang tidak ada pemberitahuan perihal ketidakhadirannya,” kata Ketua BK DPRD Maros, Muh Arsyad.
Ditegaskan, pihaknya akan menyampaikan ketidakhadiran sejumlah anggota dewan dari beberapa fraksi yang tidak hadir melalui partai masing-masing. ”Kita akan sampaikan ke partai, siap-siapa saja yang tidak hadir. Supaya mereka bisa ditegur,” sebutnya. (ari/mir/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top