Sulselbar

Empat Karyawan PT Terniti Masih Dirawat Intensif

TOPOYO, BKM — Empat orang karyawan PT Terniti yang tersiram air panas mesin pabrik kelapa sawit di dusun Padada, desa Tabolang, kecamatan Topoyo, kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), hingga hari ini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Topoyo, Mateng.
Keempat karyawan tersebut masing-masing Eko 35 tahun, Suardi (25), Rahmat (22), dan Selfiadi (25). Mereka dirawat intensif karena kaki dan badannya melepuh akibat terkena tumpahan air panas mesin pabrik kelapa sawit yang keluar dari pipa mesin. Bahkan, salah seorang di antaranya harus tidur beralas daun pisang.
Ini untuk menghindari agar badannya yang melepuh tidak sampai melengket di kain. Minimnya fasilitas pendingin yang dimiliki rumah sakit ini membuat para pasien ini mengeluh kesakitan akibat luka melepuh yang dideritanya. Selfiadi, salah seorang korban yang juga mengalami luka melepuh, saat ditemui BKM di ruang perawatan RSUD Topoyo, mengatakan, perawatan di rumah sakit umum ini cukup bagus.
”Perusahaan juga berjanji akan menanggung seluruh biaya pengobatan kami yang mengalami kecelakaan kerja di areal pabrik PT Terniti,” kata Suardi.
Nasruddin, tim mMedis yang melakukan perawatan saat dikonfirmasi mengatakan, perawatan akan dimaksimalkan empat hari ke depan untuk mengetahui seberapa parah luka melepuh yang dialami para korban. ”Setelah empat hari itu baru bisa diketahui perkembangannya apakah kulit korban bisa kembali normal atau tidak,” tegasnya. (ala/mir/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top