Headline

SYL “Lawan” Golkar

MAKASSAR, BKM — Syahrul Yasin Limpo (SYL) disebut-sebut mulai melakukan perlawanan atas sikap semena-mena Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang mencopotnya sebagai ketua Golkar Sulsel.
SYL selaku ketua Pengurus Daerah (PD) Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan ABRI (FKPPI) Sulsel akan membuktikan kepada Ketua Umum DPP Golkar, Setya Novanto (Setnov) bila dirinya masih memiliki pengaruh dan kemampuan untuk mobilisasi massa yang cukup besar.
Kegiatan jalan sehat yang akan digelar FKPPI Sulsel terkesan untuk menandingi kegiatan Jalan Sehat Golkar (Jago) yang digelar Golkar Sulsel transisi pimpinan HAM Nurdin Halid (NH) pada 30 Oktober pekan depan.
Hanya saja, Sekretaris PD FKPPI Sulsel, Suwandi Mehendra menepis bila kegiatan yang dilakukan merupakan tandingan. “Itu bukan tandingan. Sebab jalan sehat dan peringatan HUT FKPPI ke-38 itu sudah sejak awal dipersiapkan oleh Pak Syahrul. Pengurus pusat menunjuk FKPPI Sulsel sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapat Pimpinan Pusat (Rapimpus) FKPPI,” ujar Suwandi, Rabu (19/10).
Menurutnya, karena FKPPI Sulsel yang ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapimpus, tentu ada sejumlah kegiatan yang menyertainya. Termasuk jalan santai yang dipusatkan di kawasan Tanjung Bunga.
Mantan Kadis Sosial dan Linmas Sulsel ini, mengemukakan sejumlah tokoh yang berencana hadir yakni, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, serta dua keluarga Cendana, Bambang Trihatmojo dan Tommy Soeharto.
“Mantan Ketua Umum FKPPI, Pak Surya Paloh masih dikonfirmasi terkait kesiapannya untuk hadir di acara Rapimpus,” jelas Suwandi.
Dalam kesempatan itu, Suwandi meminta agar Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham mencabut pernyataannya yang menyebut perolehan suara Golkar merosot saat SYL yang memimpin beringin di Sulsel.
Suwandi menyampaikan kekesalannya kepada Idrus dengan kalimat tidak elok dan harus minta maaf. Sebab menurutnya Syahrul telah banyak berjuang membesarkan partai.
“Pernyataan tersebut (Idrus) dapat melukai kader Golkar. Selain itu, dengan posisi sebagai Sekjen, Idrus dinilai tidak pantas mengeluarkan pernyataan tersebut. Saya berbicara sebagai kader FKPPI. Itu merupakan bentuk pelecehan terhadap kader. Karena kader Golkar sudah berjuang setengah mati disini (Sulsel). Masa’ dia (Idrus) bilang tidak berprestasi,” kata Suwandi yang meminta agar Idrus harus meminta maaf.
Terpisah, Ketua panitia pelaksana Jago, Farouk M Betta yang dimintai tanggapannya terkait kegiatan yang harinya bersamaan dengan jalan sehat FKPPI, mengaku tidak masalah. Sebab sama-sama mengajak masyarakat untuk menciptakan suasana yang kondusif. “Saya pikir jalan santai untuk masyarakat semata-mata demi melahirkan suasana yang kondusif,” ujar Aru, panggilan Farouk kemarin.
Politisi Golkar ini mengaku tak ingin menanggapi kegiatan lain, selain kegiatan yang digelar partainya. “Yang terpenting, apapun kegiatan itu semata-mata untuk memberikan ajakan kepada masyarakat agar sama-sama menjaga suasana,” pungkas Ketua DPRD Makassar ini.
Kegiatan HUT FKPPI ke-38, Rapimpus hingga jalan sehat yang digelar Ketua PD FKPPI Sulsel, SYL mendapat tanggapan dari pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Dr Firdaus Muhammad. Dia menilai kegiatan jalan sehat yang dilakukan FKPPI Sulsel terindikasi bentuk tandingan, sebab digelar bersamaan dengan kegiatan jalan sehat yang dilaksanakan Golkar.
“Sekalipun SYL tidak memiliki ambisi apa-apa di Golkar, namun manuver Nurdin Halid terkesan mengganggu ketokohan SYL. Karena Nurdin berupaya membangun kekuatan politik di internal Golkar setelah SYL dilengserkan,” kata Firdaus, kemarin. (rif)


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top