Lelang Jabatan tak Dilirik PNS Pemprov – Berita Kota Makassar
Metro

Lelang Jabatan tak Dilirik PNS Pemprov

MAKASSAR, BKM–Hingga hari ke 13 pembukaan pendaftaran lelang jabatan eselon II di Pemerintah Kota Makassar, tak satupun pegawai negeri sipil (PNS) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel mengambil formulir pendaftaran. Ada kesan PNS pemprov kurang melirik pelaksanaan lelang jabatan di Pemkot Makassar.
Berbeda dengan PNS Pemprov, salah seorang pejabat dari Kabupaten Enrekang Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang, Benny Mansyur telah mengambil formulir untuk ikut bertarung memperebutkan jabatan Kadis Perhubungan.
Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Makassar, Basri Rakhman mengatakan, sudah 25 PNS yang telah mengembalikan berkasnya.
Dari 25 orang yang mendaftar, lebih banyak ikut yakni pelaksana tugas Plt lingkup Pemkot Makassar yang telah menyerahkan berkas. Belum satupun dari pejabat pemprov yang mengambil berkas pendaftaran.
“Sejauh ini, kami telah menerima 25 berkas pendaftaran lelang jabatan yang kebanyakan dari Plt Pemkot Makassar. Untuk pendaftaran dari Pemprov Sulsel, kami belum menerima ataupun mendapat pejabat yang datang mencari informasi. Tetapi, ada satu pejabat dari Enrekang yang sudah mengumpulkan berkas untuk ikut dalam lelang jabatan dengan melirik jabatan di Dishub Makassar dan Dinas Perumahan,” kata Basri Rakhman kepada BKM, Rabu (19/10).
Menurut Basri, pejabat asal Enrekang yang ingin ikut dalam lelang jabatan telah memenuhi persyaratan. Namun para pendaftar seluruhnya tetap akan mengikuti lelang jabatan yang terdiri dari dua tahapan tes yakni mengikuti asesmen dari asesor Pusat Penilaian Kompetensi ASN BKN Pusat yang jumlahnya sebanyak sembilan orang dan uji kompetensi dari panitia seleksi (pansel) yang sebanyak tujuh orang.
“Meski pendaftar telah memenuhi persyaratan berkas, namun pendaftar masih perlu mengikuti dua tahapan tes yaitu asesmen dari asesor pusat Penilaian Kompetensi ASN BKN untuk memetakan potensi peserta dan juga melakukan uji kompetensi dari Pansel. Tentunya lelang jabatan yang akan menentukan hasilnya,” jelasnya.
Dia menambahkan, pendaftaran lelang jabatan yang dibuka sejak 7 hingga 21 Oktober mendatang bukan hanya memberikan kesempatan kepada para pejabat untuk mengisi jabatan yang lowong, tetapi juga untuk tidak lagi mengikuti proses asesment kepada pejabat yang nantinya akan kembali mengikuti lelang.
“Ikut lelang juga bukan hanya mencari pejabat yang dapat mengisi jabatan yang lowong, tetapi pejabat yang sudah ikut asessment dari asesor sudah tidak perlu lagi ikut tes serupa dalam lelang jabatan nantinya. Dan itu berlaku selama dua tahun,” pungkasnya.
Sementara itu, peminat jabatan Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar yang akan diikuti pejabat juga masih sepi.
Rencananya jabatan Sekkot Makassar akan dilelang pada Januari 2017 mendatang untuk mengganti Ibrahim Saleh yang akan memasuki masa pensiun.
Basri Rakhman menyebutkan jika BKD Makassar masih fokus dalam pelaksanaan lelang jabatan eselon II lingkup Pemerintah Kota Makassar.
“Kami belum fokus di pendaftaran lelang Sekkot Makassar, saat ini kami fokus dengan pelaksanaan lelang jabatan eselon II. Tetapi kalau sudah ada perintah dari atasan untuk mempersiapkan pendaftaran lelang Sekkot, pasti kami segera laksanakan,” tegas Basri Rakhman.
Sejauh ini, beberapa pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tidak ingin mengikuti lelang jabatan Sekda Makassar memilih untuk memberikan dukungan kepada pejabat yang memenuhi persyaratan untuk ikut dalam lelang jabatan Sekkot Makassar.
Salah satu pimpinan SKPD yang sudah memberikan dukungannya yakni Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kota Makassar, Achmad Kafrawi yang mengaku sangat mendukung Asisten I Pemerintah Kota Makassar, Muh Sabri untuk ikut dalam lelang jabatan Sekkot Makassar.(arf)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top